Selasa, 19 Mei 2026

Prabowo Resmikan Museum Marsinah

Presiden Prabowo Targetkan 20 Ribu Unit KDKMP Berdiri Agustus 2026, Menkop : Kami Berusaha Maksimal

Presiden Prabowo Subianto Targetkan 20 Ribu Unit KDKMP Berdiri Agustus 2026, Menkop : Kami Berusaha Maksimal

Tayang:
Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Rendy Nicko
TribunMataraman.com/Danendra Kusuma
PERESMIAN KDKMP - Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono (peci hitam) saat memberikan penjelasan mengenai target peresmian KDKMP, Sabtu (16/5/2026). Optimistis lampaui target operasional 20.000 KDKMP pada Agustus 2026. 

TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) wilayah Jawa Timur (Jatim) dan Jawa Tengah (Jateng). 

Peresmian dilakukan dari KDKMP Nglawak, Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5/2026). 

Prabowo juga menargetkan, ke depan, KDKMP yang diresmikan pada Agustus 2026 berjumlah 20.000 unit. 

Kementerian Koperasi (Kemenkop) bakal berusaha optimal untuk mewujudkan target tersebut. Bahkan, melampauinya. 

Baca juga: Kisah Perjuangan Hendro, Remaja Tuna Rungu yang Berhasil Serahkan Lukisan ke Presiden Prabowo

Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono bersyukur prosesi peresmian operasionalisasi secara simbolis terhadap 1.061 KDMP berjalan lancar. Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ekosistem KDKMP

"Nanti di bulan Agustus 2026, meskipun Bapak Presiden tadi menyampaikan akan diresmikan lagi 20.000 KDKMP, kami akan berusaha maksimal agar bisa lebih dari yang ditargetkan," katanya. 

Ia menjelaskan, upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa atau kelurahan akan terwujud lewat pengoperasian ribuan KDKMP ini.

Menurutnya, kehadiran KDKMP ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam membangun ekonomi rakyat berbasis koperasi.

"Peresmian ini awal permulaan dari KDKMP yang saat ini sudah selesai 100 persen pembangunannya hampir 9.200 unit. Namun atas arahan Pak Presiden diresmikan untuk tahap pertama 1.061 unit KDKMP," sebutnya. 

Ia memaparkan, KDKMP yang sudah beroperasi akan menjadi penyerap dari berbagai produk masyarakat desa.

Mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan,kerajinan, dan kuliner. Selain itu KDKMP juga akan berperan dalam penyaluran dan penyediaan berbagai produk sembako atau barang bersubsidi lainnya. 

"Mudah-mudahan keberadaan KDKMP ini betul-betul bisa dirasakan manfaatnya untuk anggota serta masyarakat," paparnya. 

Pihaknya mendapat beberapa kendala dalam pembangunan KDKMP. Kendala itu mengenai luasan lahan. Sesuai ketentuan, KDKMP dibangun di atas lahan berukuran 1.000 meter persegi. Ferry menyatakan pihaknya bakal memberikan solusi guna menuntaskannya. 

Pihaknya saat ini sedang melakukan kajian agar konsep pembangunan gerai, gudang atau sarana kelengkapan lainnya dibangun secara vertikal.

"Kami sedang mempertimbangkan untuk memberikan pekerjaan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara untuk lokasi tanah yang kurang dari seribu meter. Khususnya untuk kelurahan maupun daerah-daerah di pedesaan yang duduknya sedikit," tambahnya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved