Senin, 18 Mei 2026

Prabowo Resmikan Museum Marsinah

Kisah di Balik Pemilihan Tanggal 16 Mei saat Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan 1.061 KDMP

1.061 KDMP Diresmikan, Prabowo Sebut Tanggal 16 Sama dengan Hari Lahir Mendiang Kakeknya

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Rendy Nicko
TribunMataraman.com/Dok Kemenkop
RESMIKAN KDMP - Presiden Prabowo Subianto juga turut meresmikan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) se-Indonesia, Sabtu (16/5/2026). Lokasi peresmian dipusatkan, di KDMP Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk.  

TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Selain Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Presiden RI Prabowo Subianto juga turut meresmikan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Sabtu (16/5/2026). 

Lokasi peresmian dipusatkan, di KDMP Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk. Peresmian KDMP berentet dengan museum. 

Sementara, tanggal peresmian KDMP sama dengan hari ulang tahun kakeknya, Margono Djojohadikusumo. Kakek Prabowo lahir pada 16 Mei 1894.

"16 Mei kebetulan ulang tahun kakek saya," katanya. 

Baca juga: Kwarda Jatim Apresiasi Diksar Brigade Penolong di Trenggalek

Prabowo menjelaskan, kakeknya merupakan sosok yang selalu memperjuangkan koperasi. Perjuangan itu ia teruskan lewat program dan kini berjalan. 

"Jadi habis ini saya akan ke peresmian koperasi desa dan kelurahan seluruh Indonesia," jelasnya. 

Sebanyak 1.061 unit KDMP diresmikan Prabowo hari ini. Dalam peresmian ini, ia memaparkan KDMP menjadi instrumen untuk memperkuat ekonomi desa..

Menurutnya, persoalan klasik petani selama ini tidak pernah jauh dari pupuk, permodalan, serta kesulitan distribusi hasil panen.

"Sekarang koperasi punya truk sendiri, punya pikap sendiri. Bisa mengantar hasil panen ke pasar yang diinginkan," ujarnya. 

Ia menambahkan, koperasi desa tidak hanya berfungsi sebagai pusat perdagangan sembako. 

Tetapi juga menjadi penyalur pupuk subsidi, elpiji, layanan logistik, penyalur bantuan pemerintah, pembelian gabah petani, hingga apotek obat murah untuk masyarakat desa.

Ia juga menyoroti skema pembiayaan rakyat melalui koperasi. 

Pemerintah telah menurunkan bunga pinjaman PNM Mekar dari semula di kisaran 22–24 persen menjadi 8 persen. 

Kebijakan itu untuk mengurangi kesenjangan akses modal antara pelaku usaha besar dan masyarakat kecil di desa.

"Masa, pengusaha besar dapat kredit 9 persen, sedangkan emak-emak di kampung bunga 24 persen. Itu tidak benar. Kita ubah," paparnya. 

Baca juga: Kakak Kandung Marsinah Bangga Museum yang Dibangun Akhirnya Diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved