Senin, 8 Juni 2026

Jembatan Sentong Bondowoso Ambles

Wagub Jatim Emil Tegaskan Perbaikan Jembatan Sentong Bondowoso Dipercepat

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menjanjikan upaya percepatan perbaikan Jembatan Sentong Kabupaten Bondowoso

Tayang:
Penulis: Sinca Ari Pangestu | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Sinca Ari Pangestu
JEMBATAN - Wagub Jatim, Emil Elistianto Dardak didampingi Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso saat meninjau jembatan Sentong penghubung Bondowoso-Jember amblas, Rabu (25/2/2026). Pemprov Jatim berupaya mempercepat dimulainya pembangunan jembatan itu. 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menjanjikan upaya percepatan perbaikan Jembatan Sentong, penghubung antarkabupaten di Kabupaten Bondowoso.
  • Hal ini ditegaskan Emil ketika meninjau jembatan penghubung Kabupaten Jember - Bondowoso itu, Rabu (25/2/2026).
  • Dalam peninjauan itu, Emil tidak hanya melihat kondisi jembatan peninggalan Belanda tahun 1923 yang rusak, tetapi juga menyerap aspirasi warga sekitar yang meminta pembuatan jalan sementara

TRIBUNMATARAMAN.COM, BONDOWOSO - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menjanjikan upaya percepatan perbaikan Jembatan Sentong, penghubung antarkabupaten di Kabupaten Bondowoso.

Hal ini ditegaskan Emil ketika meninjau jembatan penghubung Kabupaten Jember - Bondowoso itu, Rabu (25/2/2026).

Dalam peninjauan itu, Emil tidak hanya melihat kondisi jembatan peninggalan Belanda tahun 1923 yang rusak, tetapi juga menyerap aspirasi warga sekitar yang meminta pembuatan jalan sementara.

Emil menjelaskan bahwa Jembatan Sentong merupakan bagian dari jalan provinsi yang sebenarnya telah direncanakan untuk dibangun ulang oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur sejak beberapa tahun terakhir.

Namun, sebelum proyek dimulai, jembatan berusia satu abad tersebut kian rapuh hingga akhirnya ambles.

Menurut Emil, kondisi ini justru memperkuat keputusan untuk mempercepat pembangunan.

Semula, proyek dijadwalkan mulai pada April 2026 dengan asumsi jembatan masih bisa dilalui secara terbatas.

Namun, karena saat ini akses harus ditutup total, Pemprov Jatim berupaya mempercepat proses administrasi agar pekerjaan dimulai lebih awal.

"Harusnya April, tapi karena sekarang sudah ditutup, untuk mengurangi kesulitan warga sebaiknya dimulai lebih awal. Harapannya pada bulan Ramadan ini sudah bisa dimulai," tutur Emil.

Baca juga: Kabar Gembira! Gaji 13 dan 14 ASN Pemprov Jatim Cair Bulan Maret 2026

Ia menerangkan bahwa saat ini proyek tinggal menunggu penandatanganan kontrak.

Estimasi pembangunan memakan waktu sekitar delapan bulan dengan total anggaran Rp17,5 miliar.

Terkait usulan warga mengenai jembatan darurat di samping lokasi, Emil menegaskan hal itu sulit diwujudkan.

Selain bentang jembatan yang mencapai 50 meter dan berisiko tinggi, jembatan akan diperlebar sehingga tidak memungkinkan adanya akses sementara.

"Bentangnya 50 meter, sangat berbahaya membangun jembatan darurat. Jika dibangun persis di sampingnya, saat pelaksanaan nanti lahan tetap harus digali. Jadi, memang sama sekali tidak bisa dilalui," ujarnya.

Ia berharap masyarakat bersabar selama proses pembangunan berlangsung.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved