Senin, 8 Juni 2026

Pendaki Gunung Ijen Hilang

UPDATE Hari Kedua Pencarian Pendaki Hilang, TWA Kawah Ijen Ditutup

Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen ditutup selama proses pencarian pendaki hilang, Muhammad Dzikri Maulana

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Sri Wahyuni
Istimewa/Basarnas Banyuwangi
PENCARIAN - Tim SAR gabungan mencari keberadaan pendaki yang hilang di TWA Kawah Ijen. Pendakian akan ditutup selama pencarian. 

Ringkasan Berita:
  • Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen ditutup selama proses pencarian pendaki hilang, Muhammad Dzikri Maulana (16). 
  • Muhammad Dzikri Maulana adalah remaja asal Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, dilaporkan hilang ketika mendaki gunung yang terkenal dengan kawah ikoniknya tersebut
  • Kepala Seksi V BKSDA Banyuwangi Dwi Sugiarto mengatakan, pendakian telah ditutup sejak Pukul 08.00 WIB, di hari hari kedua pencarian, Kamis (19/2/2026)

TRIBUNMATARAMAN.COM, BANYUWANGI - Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen ditutup selama proses pencarian pendaki hilang, Muhammad Dzikri Maulana (16). 

Muhammad Dzikri Maulana adalah remaja asal Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, dilaporkan hilang ketika mendaki gunung yang terkenal dengan kawah ikoniknya tersebut

Informasi penutupan akan disampaikan secara resmi oleh Balai Besar KSDA Jatim.

Kepala Seksi V BKSDA Banyuwangi Dwi Sugiarto mengatakan, pendakian telah ditutup sejak Pukul 08.00 WIB, di hari hari kedua pencarian, Kamis (19/2/2026).

"Untuk bookingan-bookingan yang sudah masuk (melalui pendaftaran online), sementara kami cancel dulu," kata Dwi.

Soal rencana penutupan ini, Dwi belum bisa memastikan jangka waktunya.

Kepastian soal penutupan masih akan dibahas dan diumumkan secara resmi oleh pihak terkait.

Yang jelas, menurut dia, rencana penutupan jalur pendakian agar proses pencarian bisa berlangsung maksimal. Harapannya, pendaki yang hilang bisa secepatnya ditemukan.

Baca juga: Beringin Tua Tumbang Timpa Masjid di Trenggalek, Jemaah Cari Alternatif Lain untuk Salat Tarawih 

Pencarian Dzikri terus berlanjut pada hari kedua. Pada hari pertama pencarian, tim SAR gabungan menyusuri berbagai area hingga Kamis (19/2/2026) dini hari. Tapi hasilnya masih nihil.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengatakan, pencarian hari pertama berlangsung hingga 01.30 WIB. 

"Pencarian dilanjutkan hari ini mulai pukul 06.30 WIB," kata Oka.

Operasi pencarian ini, lanjut Oka, melubatkan 41 personil gabungan. Mereka terdiri dari tim rescue Kantor SAR, BPBD, Polsek, Koramil, KSDA Gunung Ijen, SAR Independent, dan warta setempat.

Pencarian dibekali dengan beberapa alat, seperti rescue car type II, peralatan vertical rescue atau penyelamatan area vertikal, jungle rescue (penyelamatan di hutan), peralatan medis, serta alat komunikasi. 

Pada pencarian hari pertama, cuaca sempat diguyur hujan ringan. Sementara untuk pencarian lanjutan hari kedua, cuaca lebih mendukung.

Menurut Oka, pencarian tim pencari dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama penyisiran jalur pendakian dari Paltuding hingga puncak dengan jarak kurang lebih 3,6 kilometer menggunakan metode hasty search.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved