Berita Viral
Profil Wakapolri Dedi Prasetyo Viral Sebut Kapolres Underperform, Publik Singgung Kasus Sleman
Viral lagi Kasus Kapolres Sleman soal Hogi Minaya! Ini profil Wakapolri Dedi Prasetyo pernah sebut 67 persen kapolres underperform.
Ringkasan Berita:
- Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo kembali jadi sorotan setelah ucapannya soal 67 persen Kapolsek dinilai under performance viral lagi.
- Hal itu mencuat usai rapat Komisi III DPR RI yang mencecar Kapolres Sleman terkait kasus Hogi Minaya, suami yang mengejar penjambret tas istrinya hingga berujung kecelakaan maut.
- Dedi menegaskan evaluasi kinerja aparat jadi dasar pembenahan promosi, mutasi, dan respons cepat layanan Polri.
TRIBUNMATARAMAN.COM - Nama Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo kembali ramai diperbincangkan warganet.
Pernyataannya soal kualitas Kapolres di Indonesia yang disebut “under performance” kembali viral, menyusul sorotan publik terhadap kasus Sleman yang menjerat Hogi Minaya.
Kasus tersebut bermula pada April 2025.
Hogi Minaya, seorang suami, mengejar dua penjambret yang merampas tas istrinya. Aksi kejar-kejaran itu berujung kecelakaan maut hingga pelaku meninggal dunia.
Meski disebut bertindak untuk melindungi keluarganya, Hogi justru ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan lalu lintas karena kelalaian yang menyebabkan kematian.
Baca juga: UPDATE Tim KPK Geledah Balai Kota Madiun, Sasar Enam Ruang Kerja
Perkara itu memicu perdebatan di masyarakat dan disebut sedang diupayakan penyelesaian melalui restorative justice.
Kapolres Sleman Dicecar Komisi III DPR RI
Perkara tersebut kembali mencuat setelah Komisi III DPR RI menggelar rapat bersama Kapolres Sleman, Kajari, dan jajaran terkait pada Rabu (28/1/2026).
Tribunmataraman.com mengutip jalannya rapat dari tayangan Youtube resmi DPR RI. Dalam forum tersebut, Kapolres Sleman Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo mendapat sorotan tajam dari anggota dewan.
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Safaruddin, mempertanyakan latar belakang asesmen Kapolres Sleman sebelum menjabat, hingga menguji pemahaman terhadap KUHP dan KUHAP baru.
Safaruddin juga menyinggung Pasal 34 KUHP yang berkaitan dengan pembelaan diri. Namun, Kapolres Sleman disebut keliru menyampaikan isi pasal tersebut.
Situasi rapat memanas saat Safaruddin menilai sejak awal seharusnya perkara itu tidak perlu masuk ranah pidana.
“Kalau saya Kapolda, Anda tidak bakalan sampai ke Komisi III dan saya sudah berhentikan Anda,” ucap Safaruddin dalam rapat tersebut.
Ia menegaskan, tindakan penjambretan termasuk kategori pencurian dengan kekerasan (curas), bukan sekadar pencurian biasa. Menurutnya, apabila tersangka meninggal dunia maka seharusnya perkara dapat dihentikan.
Ucapan Wakapolri Dedi Prasetyo soal Kapolres Underperform Kembali Viral
Tak lama setelah rapat tersebut, warganet kembali mengunggah potongan pernyataan Komjen Pol Dedi Prasetyo yang disampaikan dalam rapat bersama Komisi III DPR RI pada Selasa (18/11/2025).
Viral
Dedi Prasetyo
Komjen Pol Dedi Prasetyo
Wakapolri Dedi Prasetyo
Kapolres Sleman Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wib
Kapolres Sleman
Edy Setyanto
Hogi Minaya
| Viral di Tulungagung, Pria Beri Kejutan Romantis untuk Pacar di Bioskop, Warganet Heboh |
|
|---|
| Daftar Rentetan Peristiwa Keributan dan Laka yang Libatkan Bus Harapan Jaya di Kediri Raya pada 2026 |
|
|---|
| Viral Kru Bus Harapan Jaya Adu Jotos dengan Pengendara Motor di Bence Kediri |
|
|---|
| Viral Pocong Begal Bikin Pengamen Pocong Sengsara, Sementara Pengemis Hantu Ditertibkan di Jakarta |
|
|---|
| Dampak Teror Pocong Viral, Pendapatan Pengamen Pocong Turun Hingga 50 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Kadiv-Humas-Polri-Irjen-Dedi-Prasetyo-18223.jpg)