Sabtu, 6 Juni 2026

Viral Gunung Semeru Dipindah

Viral Celetukan Warga Minta Gunung Semeru Dipindah, Dampak Kerap Kena Erupsi

Seorang warga Lumajang mendadak viral di media sosial akibat celetukannya yang meminta Gunung Semeru dipindah, akibat kerap erupsi

Tayang:
Editor: Sri Wahyuni
ist
Gunung Semeru di Jawa Timur. Viral pernyataan seorang warga dalam nada candaan agar Gunung Semeru dipindah, akibat kerapnya erupsi 

Ringkasan Berita:

TRIBUNMATARAMAN.COM, LUMAJANG - Viral permintaan Gunung Semeru dipindah saja.

Gimah, perempuan paro baya asal Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mendadak viral di media sosial.

Ini setelah celotehnya menyuruh petugas memindah Gunung Semeru (3.67 Mdpl), gunung tertinggi di Pulau Jawa.

Video yang memuat ujaran Gimah ketika diwawancarai tersebut viral dengan ditonton sebanyak 1,7 juta views dan dibagikan sebanyak 31 ribu kali hingga Senin (12/1/2025). 

Celoteh Gimah turut mengundang tawa dari para netizen yang menganggapnya sebagai ujaran candaan.

Lewat unggahan akun TikTok @tni_in_action,  Gimah curhat dirinya harus menghadapi bencana alam dari Gunung Semeru secara rutin dalam beberapa tahun terakhir. 

"Coba dipindah sama bapak itu gunung dipindah ke mana gitu. Biar saya aman di sini. Masak 4 tahun sekali (erupsi)," ujarnya dalam video. 

Baca juga: Berulah Lagi! Madas di Surabaya Cegat Eksekusi Bangunan Oleh Juru Sita Resmi Pengadilan

Gimah juga menyinggung nama Bupati Lumajang, Indah Amperawati Masdar agar memikirkan cara untuk menutup kawah Gunung Semeru sembari berharap bisa menahan erupsi. 

"Coba tanya bu Indah itu (Bupati Lumajang) bisa gak ditutup gunungnya. Se-Indonesia saja dibawa semennya di sini (menutup kawah Semeru) gak ada separuhnya," celotehnya. 

Sementara itu, Gimah mengaku mengalami situasi bencana merupakan hal yang tak dapat dilupakan. 

"Pertama saya itu lahar biasa itu makanya saya gak kemana-mana. Kok tambah jam semakin lama semakin membesar. Saya pergi ke Supiturang itu debunya semakin besar dan panas. Saya tinggal di sana," kenangnya. 

Sehari-hari, Gimah bersama sang suami tinggal di Dusun Gemukmas, Desa Supiturang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Wilayah tempat tinggal Gimah termasuk wilayah terdampak erupsi Semeru pada Rabu 19 November 2025.

"Alhamdulillah rumah gak ada yang rusak, cuman depan aja yang rusak. Dulu yang waktu lahan kan sebelum bulan Desember tanggal 4. Sekarang masih November jadi gak menyangka. Cuacanya memang gak panas cuman mendung, hujan, mendung hujan. Sudah ini masuk rumah," jelasnya. 

Di sisi lain, sebelumnya personel Korem 083 Baladhika Jaya telah melakukan upaya revitalisasi di aliran lahar Gunung Semeru Desa Supiturang

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved