Selasa, 2 Juni 2026

Berita Terbaru Kabupaten Kediri

Perjalanan Wisata Berujung Kecelakaan, Belasan Penumpang Elf Terluka di Jembatan Maesan Kediri

Perjalanan Wisata Berujung Kecelakaan, Belasan Penumpang Elf Terluka di Jembatan Maesan Kediri

Tayang:
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Rendy Nicko
TribunMataraman.com/Kiriman Warga
ELF OLENG - Tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas di dekat Jembatan Maesan Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Senin (1/6/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. 

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Niat berwisata ke Pantai Mutiara Trenggalek berubah menjadi musibah bagi rombongan penumpang mobil Elf yang mengalami kecelakaan di Jembatan Maesan, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Senin (1/6/2026). Kecelakaan yang melibatkan mobil Elf AG 7162 AA dan sebuah mobil Kijang berwarna biru tua itu menyebabkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka.

Peristiwa tersebut terjadi saat rombongan wisatawan tengah menempuh perjalanan menuju kawasan pantai di Kabupaten Trenggalek. Saat melintas di Jembatan Maesan, mobil Elf yang mereka tumpangi bertabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan.

Warga sekitar yang berada di lokasi kejadian langsung berupaya memberikan pertolongan kepada para korban. Benturan keras membuat mobil Elf mengalami kerusakan cukup parah hingga menyulitkan proses evakuasi penumpang.

Surahman, warga setempat yang membantu evakuasi korban, mengatakan kendaraan Elf melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya kehilangan kendali. Menurutnya, pengemudi tidak mampu menguasai kendaraan ketika memasuki area jembatan.

Baca juga: Jemaah Haji asal Nganjuk Meninggal Dunia di Mekkah, Sempat Dirawat Intensif

Baca juga: Wayang Timplong Nganjuk: Wayang Kayu Khas Asli Jatim, Harga Rp 1 Juta, Dibuat 10 Hari

"Mobil Elf dari arah utara berjalan kemungkinan di atas 80 kilometer per jam. Dari arah utara di Jembatan Maesan tiba-tiba oleng. Mobil Kijang dari arah berlawanan sudah menepi, tetapi tetap terjadi tabrakan," kata Surahman.

Akibat benturan tersebut, sejumlah penumpang mengalami luka-luka dan sempat terjebak di dalam kendaraan. Warga bersama pengguna jalan lain kemudian berupaya mengeluarkan korban satu per satu.

Karena pintu kendaraan tidak dapat dibuka akibat kerusakan setelah terguling, proses penyelamatan dilakukan melalui jendela mobil. Evakuasi berlangsung cukup dramatis hingga seluruh korban berhasil dikeluarkan dari dalam kendaraan.

Di sisi lain, rekaman kamera pengawas yang beredar di sekitar lokasi turut memberikan gambaran awal mengenai kronologi kecelakaan. Berdasarkan pengamatan warga, mobil Elf diduga sempat mencoba mendahului kendaraan lain sebelum tabrakan terjadi.

"Dari video terlihat Elf melaju kencang, tetapi tidak nutut untuk kembali ke jalur, sementara ada Kijang dari arah berlawanan. Akhirnya bertabrakan di bagian samping kendaraan," kata Nanang, warga yang melihat rekaman tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Seluruh korban luka telah dievakuasi ke RS Arga Husada Ngadiluwih untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar Jembatan Maesan sempat tersendat akibat banyaknya warga yang memadati lokasi kejadian sebelum akhirnya kembali normal setelah proses evakuasi selesai.

(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved