Senin, 8 Juni 2026

Islah PBNU

Berikut Keterangan Gus Yahya Usai Bertemu Rais Aam, Pastikan Seluruh Posisi Kembali

Berikut keterangan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf usai pertemuan Tertutup dengan Rais Aam KH Miftachul Akhyar di Surabaya

Tayang:
Penulis: Bobby C Koloway | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Bobby C Koloway
REKONSILIASI — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf sowan ke kediaman Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar di Surabaya, Minggu (28/12/2025). Pada acara konsolidasi tersebut tampak pula Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf, dan beberapa pengurus lain. 

Ringkasan Berita:

TRIBUNMATARAMAN.COM, SURABAYA — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf sowan ke kediaman Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar di Surabaya, Minggu (28/12/2025).

Pertemuan sore hari tersebut meneguhkan semangat ukhuwah sekaligus memperkuat konsolidasi internal pascarekonsiliasi.

Pantauan di lokasi, jajaran pimpinan PBNU hadir lengkap dalam pertemuan tersebut. Selain Gus Yahya dan Kiai Miftach, tampak pula Katib Aam PBNU Prof Mohammad Nuh, Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf, dan beberapa pengurus lain.

Sejumlah kiai dan ulama pengurus PBNU dari unsur Syuriyah maupun Tanfidziyah juga turut hadir.

Termasuk, Pengasuh utama Pondok Pesantren Lirboyo, KH. M. Anwar Manshur.

Pantauan TribunMataraman.com di lokasi, suasana pertemuan tertutup ini berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.

Acara dikemas secara sederhana dengan pembacaan selawat, doa bersama, serta makan siang bersama.

Momentum ini semakin memperkuat persatuan, soliditas kepengurusan, serta meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga khidmah dan khittah Nahdlatul Ulama.

Setelah berlangsung sekitar 3 jam, pertemuan diakhiri dengan perbincangan hangat.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengatakan, silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk mengukuhkan kesepakatan yang telah dicapai dalam pertemuan sebelumnya di Lirboyo, Kamis (25/12/2025).

"Alhamdulillah, silaturahim ini adalah momentum untuk mengukuhkan apa yang telah disepakati di Lirboyo pada hari Kamis yang lalu,” ujar Gus Yahya ditemui di sela pertemuan.

Baca juga: Islah PBNU, Pertemuan Tertutup Gus Yahya dan Rais Aam di Surabaya

Menurutnya, penguatan kesepakatan itu tidak hanya dilakukan secara formal, tetapi juga secara batin melalui silaturahmi dan kebersamaan.

“Secara batin kita kukuhkan dengan silaturahim ini. Tidak banyak, acaranya hanya sholawat bersama, kemudian saling bersilaturahim untuk kembali memperkuat ikatan batin di antara sesama teman-teman,” jelasnya.

Gus Yahya menegaskan, seluruh pengurus PBNU berkomitmen untuk kembali berjalan bersama sebagaimana mandat dan kesepakatan yang telah disepakati.

“Karena kita dulu berangkat bersama-sama, kita akan terus berjalan bersama-sama sampai akhir,” katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved