Minggu, 26 April 2026

Libur Natal dan Tahun Baru

Puncak Keberangkatan Nataru Pakai Kereta Api Diprediksi 28 Desember 2025

Suasana libur Natal dan Tahun Baru mulai terasa di stasiun-stasiun wilayah Daop 7 Madiun, termasuk Stasiun Kediri

Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Luthfi Husnika
PENUMPANG KERETA - Suasana penumpang kereta api di Stasiun Kediri yang merupakan bagian dari stasiun wilayah PT KAI Daop 7 Madiun. Momen Nataru 2025/2026 ini pihak KAI Daop 7 mengoperasikan KA Brantas Tambahan. 

Ringkasan Berita:
  • Suasana libur Natal dan Tahun Baru mulai terasa di stasiun-stasiun wilayah Daop 7 Madiun, termasuk Stasiun Kediri.
  • Stasiun Kediri termasuk salah satu stasiun besar untuk pemberhentian penumpang kereta. 
  • Meskipun tingkat okupansi tinggi, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memastikan tiket kereta api Nataru 2025/2026 masih tersedia meski penjualan sudah menembus 76 persen

TRIBUNMATARAMAN.COM, MADIUN - Suasana libur Natal dan Tahun Baru mulai terasa di stasiun-stasiun wilayah PT KAI Daop 7 Madiun, termasuk Stasiun Kediri.

Stasiun Kediri termasuk salah satu stasiun besar untuk pemberhentian penumpang kereta. 

Meskipun tingkat okupansi tinggi, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memastikan tiket kereta api Nataru 2025/2026 masih tersedia meski penjualan sudah menembus 76 persen.

Data KAI Daop 7 Madiun mencatat hingga Selasa (16/12/2025), sebanyak 49.691 tiket Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) keberangkatan awal dari wilayah Daop 7 telah terjual. 

Angka tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api sebagai sarana perjalanan untuk pulang kampung, berlibur, hingga menghadiri momen kebersamaan akhir tahun.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan lonjakan penumpang saat Nataru bukan sekadar angka, tetapi cerminan mobilitas masyarakat yang meningkat signifikan. 

"Selama masa Angkutan Nataru 2025/2026, kami menyiapkan 65.556 tempat duduk untuk KA jarak jauh, atau rata-rata 3.642 tempat duduk per hari dari wilayah Daop 7," kata Tohari, Rabu (17/12/2025).

Ia menjelaskan, perjalanan Nataru sering kali menjadi momen yang telah direncanakan jauh hari oleh pelanggan. 

"Ada yang mudik untuk bertemu orang tua, ada pula yang membawa keluarga kecilnya berlibur. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan agar tidak kehabisan tiket," ungkapnya.

Baca juga: Hampir Overload, DLH Kota Blitar Fokus Pengembangan TPA pada Tahun Depan

Tak hanya dari sisi penjualan, proyeksi penumpang juga memperlihatkan tren peningkatan. KAI Daop 7 Madiun memperkirakan akan melayani 169.723 penumpang selama periode Nataru tahun ini. 

"Jumlah tersebut setara 101 persen dibandingkan realisasi Nataru tahun lalu yang mencapai 168.469 penumpang," ucap Tohari.

Puncak keberangkatan diprediksi terjadi pada Minggu (28/12/2025). Menurut Tohari, hari tersebut biasanya dipilih masyarakat agar memiliki waktu libur lebih panjang bersama keluarga. 

"Tanggal itu menjadi favorit karena berdekatan dengan libur sekolah dan akhir pekan," jelasnya.

Antusiasme penumpang juga terlihat dari tingkat keterisian sejumlah kereta yang melampaui kapasitas. 

KA Kahuripan relasi Blitar-Kiaracondong mencatat okupansi hingga 147 persen, disusul KA Bangunkarta kelas ekonomi relasi Jombang-Pasar Senen. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved