Berita Terbaru Kabupaten Kediri
Pemkab Kediri Wujudkan Mimpi Sekolah Ilmu Kesehatan Gratis Lewat Program Becak Kari
Untuk mewujudkan mimpi warganya yang ingin melanjutkan pendidikan, Pemkab kediri memberikan beasiswa bagi para calon tenaga kesehatan tahun 2024.
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Untuk mewujudkan mimpi warganya yang ingin melanjutkan pendidikan, Pemkab kediri memberikan beasiswa bagi para calon tenaga kesehatan tahun 2024.
Puluhan warga penerima program beasiswa yang dikenal dengan sebutan becak kari kini bisa melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Pamenang, Pare secara gratis.
Mega Aprilia, salah satunya. Mahasiswi Program D3 Keperawatan itu mengaku bersyukur karena dengan mendapatkan program beasiswa pendidikan itu, dia yang sebelumnya sempat bekerja di apotek dapat kembali melanjutkan pendidikannya ke sekolah ilmu kesehatan.
"Terimakasih Pemkab Kediri, ada 52 Mahasiswa Stikes Pamenang menerima beasiswa, kuliah gratis selama 3 tahun," kata Mega, Rabu (18/7/2024).
Menurut Mega, banyak orang dari kalangan menengah ke bawah yang ingin bekerja sebagai tenaga kesehatan.
Besar harapannya program beasiswa becak kari itu dapat terus berlanjut sehingga makin banyak warga seperti dirinya yang berkesempatan melanjutkan pendidikan.
"Dapat beasiswa seperti dapat rejeki nomplok. Harapan kami, semoga beasiswa becak kari dapat berlanjut sampai tahun-tahun berikutnya," tambahnya.
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, meluincurkan program Becak Kari itu didampingi Ketua Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito.
Bupati muda ini berpesan kepada mahasiswa penerima beasiswa yang nantinya akan menjadi tenaga kesehatan untuk dapat melayani masyarakat dengan baik.
Dia meminta para mahasiswa untuk membantu mengecek fasilitas kesehatan di Kabupaten Kediri baik rumah sakit maupun puskesmas untuk kemudian memberikan kritik dan masukan.
"Saya minta nanti dibuat kritik dan solusinya, juga kelebihannya apa. Bisa di semua faskes kesehatan kabupaten Kediri," pinta Mas Dhito.
Mas Dhito menyebut, pemerintahannya tidak anti dengan kritik. Segala bentuk masukan yang membangun sangat diharapkan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan kedepannya.
Sebagai kepala daerah, pihaknya berharap Stikes Pamenang dapat berkembang. Pihaknya berpesan supaya perguruan tinggi kesehatan itu tetap terjaga kualitasnya, tak hanya dari segi bangunan, namun juga tenaga pengajar maupun kualitas lulusan.
"Semoga Stikes Pamenang akan menjadi penggunaan tinggi ilmu kesehatan yang dikenal karena punya produk produk (lulusan yang) berkualitas," harap Mas Dhito.
(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)
editor: eben haezer
berita terbaru kabupaten Kediri
Pemkab Kediri
Sekolah Ilmu Kesehatan Gratis
Program Becak Kari
Stikes Pamenang
| Pemkab Kediri Mulai Terapkan WFH untuk ASN, Efisiensi BBM |
|
|---|
| Bupati Kediri Tinjau Museum Sri Aji Joyoboyo, Beri Catatan Layanan Edukasi Hingga Penataan Artefak |
|
|---|
| Sentra PKL SLG Dipenuhi UMKM Kediri, Halal Bihalal Jadi Momentum Promosi Kawasan |
|
|---|
| Polres Kediri Tangkap 13 Orang Usai Konvoi, Diduga Terlibat Pengadangan dan Pengeroyokan |
|
|---|
| Penertiban Parkir Liar di Kawasan SLG Kediri, Tarif Bervariasi Hingga Rp 5.000 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Beasiswa-Becak-Kari.jpg)