Rabu, 8 April 2026

Mudik Lebaran 2024

Pengemudi Rawan Mengalami Microsleep Saat Melewati Tol Ngawi

Microsleep dinilai menjadi salah satu penyebab peristiwa kecelakaan, yang dialami oleh sejumlah pengguna Ruas Tol Ngawi - Kertosono.

Editor: eben haezer
dok.ist
mobil Mitsubishi Pajero bernopol N-1194-FG terguling di Tol Ngawi-Madiun, KM 583.800/A, Minggu (6/11/2022) silam 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Microsleep dinilai menjadi salah satu penyebab peristiwa kecelakaan, yang dialami oleh sejumlah pengguna Ruas Tol Ngawi - Kertosono.

PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) sebagai pihak pengelola tol menyarankan, sebaiknya pemudik tidak memaksa perjalanan apabila mulai merasakan tanda tanda Microsleep.

Direktur Teknik Operasi PT JNK, Historya Ayanda menjelaskan, ada beberapa faktor yang menjadi pemicu para pengemudi mengalami situasi tersebut.

Baca juga: Lebih Dari 600 Ribu Kendaraan Diprediksi Akan Lintasi Tol Ngawi Saat Mudik Lebaran 2024

“Kita ketahui bersama, kondisi jalan Tol Ngawi-Kertosono ini mulus. Kemudian bentuk trek atau lintasannya lurus dan memanjang,” ujar Historya, Kamis (4/4/2024).

Dirinya juga menambahkan, beberapa jam rawan yang menimbulkan tanda tanda Microsleep antara lain pada waktu tengah malam, siang hari, dan subuh.

“Tengah malam karena banyak tenaga yang terkuras jadi capek. Kedua siang hari setelah makan siang dan cuacanya panas, tapi di dalam mobil udara AC dingin dan menyalakan musik. Serta jam subuh setelah sahur, atau pagi yang tidak puasa sesudah sarapan,” jelasnya.

Menurutnya, Microsleep mengakibatkan pengemudi jadi tidur sesaat. Sehingga, jika mulai mengantuk, maka itu menunjukkan tanda-tanda alam bahwa segera beristirahat.

“Tidak ada kompromi segera bawa kendaraan berhenti ke rest area terdekat. Karena kalau dicoba melawan secara emosional dan dipaksa untuk terus jalan bisa mengakibatkan fatal,” paparnya.

“Sekian detik mata tertutup akibat Microsleep, nasib seseorang bisa berubah dan mengalami kecelakaan. Ini memang tidak bisa dikontrol sama sekali,” tuntas Historya.

(febrianto ramadani/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved