Senin, 18 Mei 2026

Kecelakaan Bus Restu di Tol Jombang

Ban Pecah Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Tunggal Bus Restu di Tol Jombang

Ban pecah diduga kuat jadi penyebab Kecelakaan Bus Restu di Tol Jombang, Kamis (2/4/2026) malam

Tayang:
Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/PJR Polda Jatim
BUS TERGULING - Kondisi Bus Restu yang terguling di ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) KM 689+500 A arah Surabaya, tepatnya di wilayah Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Kamis (2/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Ban pecah diduga kuat jadi penyebab Kecelakaan Bus Restu di Tol Jombang, Kamis (2/4/2026) malam.
  • Diberitakan sebelumnya, kecelakaan tunggal terjadi pada Bus Restu di ruas Tol Jombang - Mojokerto (Jomo) KM 689+500 A, sekitar pukul 20.00 WIB. 
  • Insiden tersebut menyebabkan satu orang meninggal dan puluhan lainnya mengalami luka-luka

TRIBUNMATARAMAN.COM, JOMBANG - Ban pecah diduga kuat jadi penyebab Kecelakaan Bus Restu di Tol Jombang, Kamis (2/4/2026) malam.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan tunggal terjadi pada Bus Restu di ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) KM 689+500 A, sekitar pukul 20.00 WIB. 

Insiden tersebut menyebabkan satu orang meninggal dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Bus Restu bernomor polisi N 7088 UG dilaporkan melaju dari arah barat ke timur sebelum akhirnya mengalami kecelakaan.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan diduga dipicu pecahnya ban belakang kanan bagian luar.

Akibat kejadian itu, pengemudi kehilangan kendali. Bus sempat oleng ke kanan, kemudian terperosok ke median jalan hingga terguling dan berhenti melintang dengan posisi menghadap berlawanan arah.

Kanit PJR Jatim III, AKP Sudirman, menjelaskan bahwa dugaan sementara mengarah pada faktor teknis kendaraan.

"Diduga ban belakang kanan pecah sehingga kendaraan tidak dapat dikendalikan dan masuk ke median jalan," ucapnya, Jumat (3/4/2026).

Baca juga: Kebijakan WFH ASN Pemkab Kediri Masih Dikaji, Mas Dhito: Harus Disiapkan Teknis dan Disiplin Kerja

Dalam peristiwa tersebut, seorang penumpang bernama Esra Sri T (64), warga Madiun, dinyatakan meninggal dunia di lokasi.

Selain itu, sedikitnya 11 orang mengalami luka berat dan puluhan lainnya luka ringan.

Salah satu korban luka berat adalah kondektur bus, Syamsudin (49), warga Badas, Kediri, yang mengalami patah tangan kiri dan saat ini menjalani perawatan intensif.

Seluruh korban telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di wilayah Jombang, di antaranya RS Al Aziz Jombang, RS Islam Jombang, dan RSUD Jombang untuk mendapatkan penanganan medis.

Bus yang mengangkut sekitar 34 penumpang tersebut mengalami kerusakan parah setelah terguling di parit median jalan. Bagian bodi kendaraan dilaporkan ringsek cukup serius.

Selain korban jiwa, kecelakaan ini juga menimbulkan kerugian materiil. Kerusakan pada bus ditaksir mencapai sekitar Rp 40 juta.

"Sementara itu, kerusakan fasilitas jalan tol seperti rambu dan tanaman median masih dalam proses pendataan oleh pihak pengelola," ujarnya melanjutkan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved