Kamis, 28 Mei 2026

Musim Giling 2026

PG Pesantren Baru Start Giling 2026, Bidik Produksi Gula 63,5 Ribu Ton

PG Pesantren Baru Resmi Start Giling 2026, Bidik Produksi Gula 63,5 Ribu Ton

Tayang:
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Rendy Nicko
TribunMataraman.com/Dok PG Pesantren Baru
START GILING - Tepat pada Minggu Legi (24/5/2026) pukul 01.45 WIB, Pabrik Gula (PG) Pesantren Baru melaksanakan start giling 2026. Diawali dengan doa bersama karyawan dan jajaran manajemen serta tokoh masyarakat di Masjid PG Pesantren Baru. 

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Start giling 2026 di PG Pesantren Baru tidak hanya menjadi penanda dimulainya musim produksi gula, tetapi juga momentum memperkuat kemitraan dengan petani tebu. Pabrik gula yang berada di Kota Kediri itu resmi memulai penggilingan pada Minggu (24/5/2026) pukul 01.45 WIB.

Prosesi start giling diawali doa bersama yang diikuti jajaran manajemen, karyawan, hingga tokoh masyarakat di masjid lingkungan pabrik. Suasana khidmat mewarnai pembukaan musim giling yang menjadi agenda penting industri gula di wilayah Kediri dan sekitarnya.

General Manager PG Pesantren Baru Sugondo mengatakan musim giling tahun ini diharapkan berjalan lancar dengan dukungan seluruh pihak, terutama petani tebu sebagai mitra utama penyedia bahan baku.

"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim dan puji syukur kepada Allah SWT, PG Pesantren Baru mengawali musim giling 2026," kata Sugondo saat prosesi pembukaan giling.

Baca juga: Warga Trenggalek Antusias Ikuti Pelatihan dan Praktik Juru Sembelih Halal Jelang Idul Adha 2026

Pada musim giling tahun ini, PG Pesantren Baru menargetkan penggilingan tebu mencapai 873.299,6 ton. Dari jumlah tersebut, perusahaan membidik rendemen sebesar 7,26 persen dengan proyeksi produksi gula mencapai 63.597,32 ton.

Menurut Sugondo, target tersebut realistis dicapai apabila kolaborasi dengan petani dan dukungan masyarakat terus terjaga sepanjang musim giling berlangsung. Pelayanan yang baik kepada petani juga menjadi perhatian utama perusahaan.

"Dengan pelayanan terbaik dan kebersamaan dengan petani tebu, serta dukungan dari masyarakat dan stakeholder, kami optimistis target ini bisa tercapai," terangnya.

Start giling turut disaksikan Regional Head Regional 2 Wayan Mei Purwono bersama jajaran manajemen pabrik gula wilayah Jatim 1 yang meliputi PG Pesantren Baru, PG Ngadiredjo, PG Meritjan, PG Lestari, dan PG Modjopanggoong.

Wayan menilai optimisme yang ditunjukkan manajemen dan karyawan perlu dijaga agar capaian musim giling 2026 bisa lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama solid antara perusahaan dan petani tebu.

"Saya yakin dengan kerja keras dan kolaborasi dengan petani tebu, serta teamwork yang kompak akan membawa kesuksesan," ungkap Wayan.

Sementara itu, Manajer Tanaman PG Pesantren Baru Chandra Sukmana memastikan pihaknya terus memperkuat komunikasi dengan petani mitra untuk menjaga kualitas bahan baku tebu. Ia menegaskan konsep Manis, Bersih, dan Segar (MBS) menjadi fokus utama agar produktivitas dan kualitas gula yang dihasilkan tetap optimal.

"Mari bersama petani tebu kita melangkah dengan semangat untuk sukses giling 2026," pungkas Chandra.

(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved