Senin, 18 Mei 2026

Idul Adha 2026

Pasar Hewan Tertek Diserbu Pedagang Luar Daerah, Lalu Lintas Sapi di Kediri Naik Jelang Idul Adha

Lalu Lintas Sapi di Kediri Meningkat Jelang Idul Adha, Pasar Hewan Tertek Diserbu Pedagang Luar Daerah

Tayang:
Penulis: Isya Anshori | Editor: Rendy Nicko
TribunMataraman.com/Isya Anshori
JUAL BELI - Suasana pasar hewan di Desa Tertek, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Minggu (17/5/2026). 

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Aktivitas jual beli ternak di Pasar Hewan Tertek Pare Kabupaten Kediri mengalami lonjakan signifikan menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Ratusan sapi keluar masuk pasar yang menjadi salah satu pusat perdagangan ternak terbesar di wilayah Kediri tersebut.

Tim kesehatan hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri turun langsung melakukan pemeriksaan dan monitoring di pasar hewan, Minggu (17/5/2026) pagi. Pemantauan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan ternak sekaligus mengecek ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Kediri.

Pelaksana Tugas Kepala DKPP Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih mengatakan monitoring dilakukan sebagai langkah antisipasi menjelang Idul Adha, khususnya untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular strategis.

"Hari ini kami melaksanakan monitoring dan evaluasi menjelang Idul Adha. Kami memastikan hewan-hewan yang masuk pasar benar-benar sehat," jelasnya saat ditemui di lokasi.

Baca juga: Demi Bertemu Presiden Prabowo, Siswa SD di Nganjuk Rela Lintasi Sawah dan Seberangi Sungai

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, pihaknya mengaku tidak menemukan sapi yang menunjukkan gejala penyakit menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), maupun penyakit hewan menular lainnya.

"Hasil pantauan kami, dari masuk sampai keliling pasar, alhamdulillah tidak menemukan hewan yang menunjukkan gejala sakit, baik PMK, LSD maupun penyakit hewan menular lainnya," jelasnya.

Selain memastikan kesehatan ternak, DKPP juga memantau pergerakan lalu lintas sapi yang disebut mengalami peningkatan tajam dibanding tahun sebelumnya. Hari itu, lebih dari 300 ekor sapi tercatat keluar masuk Pasar Hewan Tertek Pare.

Menurut Tutik, tingginya transaksi dipicu besarnya permintaan hewan kurban dari berbagai daerah. Pedagang dan pembeli datang tidak hanya dari wilayah Kediri, namun juga luar daerah seperti Sidoarjo, Surabaya, Gresik, Madiun, Malang hingga Batu.

"Permintaan ternak di Kabupaten Kediri tahun 2026 ini luar biasa sekali. Yang masuk banyak, yang keluar juga luar biasa," ungkapnya.

Ia menyebut banyak pedagang datang menggunakan truk dalam kondisi kosong untuk membeli sapi di Kediri, kemudian dibawa kembali ke daerah asal masing-masing.

"Ada yang datang kosongan lalu mengangkut sapi dari sini. Ada juga yang membawa sapi lalu ditawarkan lagi di pasar ini karena pembelinya cukup banyak," tambahnya.

Ramainya transaksi di Pasar Hewan Tertek juga diikuti kenaikan harga sapi. Menurut DKPP, harga sapi menjelang Idul Adha naik sekitar 10 hingga 20 persen dibanding hari biasa.

"Kalau kenaikan harga memang wajar menjelang Idul Adha. Tapi yang luar biasa, meski harga naik, transaksi tetap berjalan lancar. Artinya daya beli masyarakat masih bagus," jelas Tutik.

Tidak hanya sapi, harga kambing juga mulai mengalami kenaikan meski masih dalam batas normal. Setelah sempat turun beberapa bulan lalu, harga kambing kini kembali ke kisaran harga normal menjelang musim kurban.

DKPP Kabupaten Kediri juga mulai melakukan pemantauan ke kandang-kandang ternak di 26 kecamatan. Pemeriksaan difokuskan pada kandang milik pedagang dan pengepul yang menjadi pusat keluar masuk ternak kurban.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved