Senin, 18 Mei 2026

Berita Terbaru Kabupaten Kediri

Pabrik Arang di Pare Kediri Terbakar, Diduga Dipicu Mesin Blower

Mesin Blower Diduga Picu Kebakaran Pabrik Arang di Pare Kediri, Kerugian Capai Rp 30 Juta

Tayang:
Penulis: Isya Anshori | Editor: Rendy Nicko
TribunMataraman.com/Dok Damkar Kabupaten Kediri
PEMADAMAN - Petugas Damkar Kabupaten Kediri saat memadamkan api tungku oven milik sebuah pabrik arang kayu di Desa Gedangsewu Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Sabtu (16/5/2026). 

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Kebakaran melanda tungku oven milik sebuah pabrik arang kayu di Desa Gedangsewu Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Sabtu (16/5/2026) dini hari. Akibat kejadian tersebut, pemilik pabrik mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp 30 juta.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 05.10 WIB di pabrik arang kayu milik Susana yang berada di Jalan Raya Pare-Wates. Api diketahui muncul dari tungku oven berukuran sekitar 7 meter x 2 meter.

Mendapat laporan dari pemilik pabrik, Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri Pos Pare langsung bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 05.13 WIB dan tiba tujuh menit kemudian.

Petugas Damkar kemudian melakukan proses pemadaman menggunakan dua unit armada masing-masing berkapasitas 5.000 liter air dengan dukungan lima personel.

Baca juga: Kisah Buruh asal Purwakarta Rela ke Kabupaten Nganjuk demi Melihat Isi Museum Marsinah

Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono menyampaikan kebakaran diduga dipicu adanya kesalahan pada mesin blower yang masih dalam kondisi menyala.

"Api disebabkan kesalahan dari mesin blower dalam kondisi on," jelasnya.

Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena titik api berada di dalam tungku oven pembakaran arang. Petugas berjibaku hingga sekitar pukul 09.00 WIB untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Namun satu unit tungku oven mengalami kerusakan berat akibat terbakar.

Meski mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta, petugas berhasil menyelamatkan aset pabrik lainnya yang ditaksir bernilai sekitar Rp 150 juta.

"Api berhasil dipadamkan setelah 3 jam,"tambah Kaleb.

Pihak Damkar Kabupaten Kediri juga mengimbau para pelaku usaha, khususnya yang menggunakan mesin pemanas dan pembakaran, agar rutin melakukan pengecekan peralatan guna menghindari risiko kebakaran serupa.

"Kami mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan titik api supaya bisa cepat ditangani dan tidak meluas," tandasnya. 

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved