Berita Terbaru Kota Kediri
PG Ngadiredjo Target Giling 11 Juta Kuintal, Perkuat Sinergi dengan Petani Tebu
PG Ngadiredjo Target Giling 11 Juta Kuintal, Perkuat Sinergi dengan Petani Tebu
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Rendy Nicko
TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Pabrik Gula (PG) Ngadiredjo menargetkan capaian ambisius dalam musim giling 2026 dengan total tebu yang akan digiling mencapai 11 juta kuintal. Target ini menjadi fokus utama dalam Forum Temu Kemitraan (FTK) yang digelar di Gedung Pertemuan PG Ngadiredjo, Rabu (15/4/2026), bersama para petani tebu dan sejumlah mitra strategis.
Forum tersebut dihadiri oleh mitra petani tebu, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri dan Kabupaten Blitar, perwakilan pupuk Petro Kimia Gresik, serta mitra perbankan. Kegiatan ini menjadi langkah awal memperkuat koordinasi menjelang dimulainya musim giling tahun ini.
General Manager PG Ngadiredjo, Wayan Mei Purwono, menegaskan bahwa forum kemitraan menjadi agenda penting untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam mendukung target giling yang telah ditetapkan.
"Forum temu kemitraan ini wajib kami laksanakan menjelang start giling 2026. Pasalnya, untuk menuju sukses giling, kerja sama semua stakeholder harus berjalan baik," kata Wayan.
Baca juga: Hadapi Kemarau Panjang, DKPP Kota Blitar Siapkan Embung untuk Kebutuhan Pertanian
Ia menambahkan bahwa keberhasilan target giling tidak hanya bergantung pada pabrik, tetapi juga pada kolaborasi lintas sektor yang saling terhubung dalam satu ekosistem industri gula.
"Ini adalah ekosistem yang saling berkaitan, mulai dari pabrik, petani, Petro Kimia Gresik, hingga mitra perbankan harus berjalan baik dan lancar," tegasnya.
Targetkan 82.500 Ton Rendemen
Untuk musim giling tahun ini, PG Ngadiredjo menargetkan rendemen sebesar 7,5 persen dengan total produksi gula mencapai 82.500 ton. Target tersebut dinilai cukup tinggi, namun optimistis dapat tercapai dengan dukungan seluruh pihak.
"Ini adalah target yang fantastis. Semoga dengan gotong royong bersama petani dan semua pihak terkait, target ini bisa tercapai," lanjutnya.
Baca juga: Laju Ekonomi Kota Kediri Melambat, BI Dorong Pariwisata Jadi Sumber Pertumbuhan Baru
Wayan juga memastikan bahwa awal musim giling dijadwalkan dimulai pada 9 Mei 2026 mendatang, sebagai langkah konkret menuju realisasi target produksi.
"Insyaallah PG Ngadiredjo akan start awal giling pada 9 Mei 2026 mendatang," terangnya.
Pastikan Kelancaran Hulu Hingga Hilir
Sementara itu, Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTR) PG Ngadiredjo, H. Mujianto, menyebut forum ini menjadi ruang dialog penting antara petani dan seluruh mitra untuk memastikan kelancaran proses dari hulu ke hilir.
"Temu kemitraan ini menjadi kesempatan untuk dialog antar petani dan semua pihak, sehingga proses tanam hingga pengiriman tebu ke pabrik berjalan dengan baik," ungkapnya.
Mujianto juga menyoroti tantangan yang dihadapi petani, terutama meningkatnya biaya operasional seperti ongkos muat, tebang, dan angkut yang berdampak pada pendapatan petani.
Baca juga: Blitar Jadi Salah Satu Basis Suara Utama PDI Perjuangan, Deni Wicaksono : Jaga Kekuatan Partai
Ia pun mengapresiasi dukungan dari mitra perbankan yang dinilai membantu meringankan kebutuhan pembiayaan petani dalam menghadapi musim tanam dan panen.
"Untuk giling 2026, semoga petani tebu semakin sejahtera dan PG Ngadiredjo semakin jaya," ujarnya.
(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)
| Laju Ekonomi Kota Kediri Melambat, BI Dorong Pariwisata Jadi Sumber Pertumbuhan Baru |
|
|---|
| Wali Kota Kediri Lantik Endang Kartika Sari Sebagai Pj Sekretaris Daerah |
|
|---|
| Usai Mediasi Panjang, Warga Akhirnya Buka Akses ke TPA Klotok Kota Kediri |
|
|---|
| Warga Kelurahan Pojok Tutup Akses TPA Klotok, Pengangkutan Sampah di Kota Kediri Sempat Lumpuh |
|
|---|
| Semangat Baru Usai Lebaran, Pemkot Kediri Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/General-Manager-PG-Ngadiredjo-Wayan-Mei-Purwono-Rabu-1542026.jpg)