Selasa, 7 April 2026

Ramadan 2026

Daftar 7 Pesantren Sepuh di Jawa Timur 3 Berasal dari Kediri Raya

Tujuh pesantren sepuh di Jawa Timur telah berdiri lebih dari satu abad, bahkan ada yang berusia lebih dari 300 tahun, 3 berasal dari Kediri Raya.

Penulis: Farid Mukarom | Editor: faridmukarrom
TribunMataraman.com/Istimewa
-PESANTREN SEPUH - Sisi kiri Pondok Pesantren Lirboyo dan Sisi Kanan Pondok Pesantren Mahir Arriyad Ringinagung. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Tujuh pesantren sepuh di Jawa Timur tercatat telah berdiri lebih dari satu abad, bahkan ada yang berusia lebih dari 300 tahun.

Tiga di antaranya berada di Kediri Raya, yakni Lirboyo, Mahir Arriyad, dan Al Falah Ploso.

Selain itu, ada Langitan, Komarudin, Sidogiri, dan Tebuireng yang turut menjadi pusat lahirnya ulama dan tokoh bangsa. 

Pesantren-pesantren ini menjadi bukti kuatnya tradisi pendidikan Islam di Jawa Timur yang terus bertahan hingga kini.
 
 Berikut ulasan lengkapnya.

Baca juga: Segera Dibangun! 43 Desa di Tulungagung Terdampak Digusur Proyek Tol Kepanjen–Tulungagung

 1. Pondok Pesantren Lirboyo (1910)

Berdiri di Desa Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pesantren ini didirikan oleh KH Abdul Karim atau Bahmanab pada 1910.

Kini jumlah santrinya mencapai sekitar 40 ribu orang dari berbagai daerah. Pesantren diasuh KH Muhammad Anwar Mansur bersama zuriah keluarga besar Lirboyo. Sejumlah tokoh nasional pernah belajar di sini, seperti KH Maimun Zubair, KH Mustofa Bisri, hingga KH Said Aqil Siradj.

2. Pondok Pesantren Mahir Arriyad (1870)

Berlokasi di Dusun Ringinagung, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, pesantren ini didirikan oleh Kiai Imam Nawawi pada 1870.

Kini diasuh KH Munzis Maisur dan KH Irfan Hamid Maisur dengan fokus pada kajian kitab salaf. Salah satu tokoh pentingnya adalah KH Ahmad Maisur Sindi yang dikenal sebagai pembaharu pendidikan pesantren.

3. Pondok Pesantren Langitan (1852)

Terletak di tepi Bengawan Solo, Tuban, pesantren ini berdiri sejak 1852 atas prakarsa Kiai Muhammad Nur.

Langitan kini dipimpin secara kolektif oleh para dzuriah pendiri, di antaranya KH Ubaidillah Faqih. Dengan sekitar 5.000–6.000 santri, pesantren ini pernah menjadi tempat belajar KH Hasyim Asy’ari dan Syaikhona Kholil Bangkalan.

4. Pondok Pesantren Komarudin (1753)

Didirikan pada 1753 oleh KH Komarudin bin Umar di Bungah, Gresik, pesantren ini termasuk yang tertua di Jawa Timur.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved