Senin, 8 Juni 2026

Berita Terbaru Kabupaten Kediri

Warga Sambirobyong Kediri Temukan Dua Mortir Menancap di Pohon Tumbang

Dua buah mortir ditemukan di Desa Sambirobyong, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, Jawa Timur

Tayang:
Penulis: Isya Anshori | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Polsek Pagu
TEMUAN MORTIR - Petugas Kepolisian saat mengevakuasi penemuan dua benda diduga mortir di area persawahan, Desa Sambirobyong Kecamatan Kayen Kidul Kabupaten Kediri, Senin (9/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Dua buah mortir ditemukan di Desa Sambirobyong, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (9/2/2026).
  • Dua benda itu ditemukan oleh seorang petani yang hendak beraktivitas di sawah. 
  • Benda berbahaya tersebut ditemukan menancap di sekitar pohon tumbang di pinggir jalan sawah

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Dua buah mortir ditemukan di Desa Sambirobyong, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (9/2/2026).

Dua benda itu ditemukan oleh seorang petani yang hendak beraktivitas di sawah. 

Benda berbahaya tersebut ditemukan menancap di sekitar pohon tumbang di pinggir jalan sawah.

Penemuan itu pertama kali diketahui oleh seorang buruh tani bernama Arifin (50) saat hendak bekerja di sawah pada siang hari.

Awalnya, Arifin tidak menyangka benda yang dilihatnya merupakan material berbahaya.

Kapolsek Pagu, AKP Kalis Joewasono, menjelaskan bahwa saksi awalnya melihat benda menyerupai besi yang menancap di tanah dekat pohon tumbang.

"Saat itu saksi sedang memarkir sepeda motornya sebelum bekerja di sawah. Ia melihat ada benda seperti besi menancap di sekitar pohon yang tumbang," kata Kalis, Selasa (10/2/2026).

Karena merasa penasaran, saksi kemudian mencoba menarik benda tersebut.

Namun setelah ditarik, Arifin justru mendapati adanya dua benda yang bentuknya tidak biasa dan diduga merupakan mortir.

"Setelah ditarik, saksi mengetahui ternyata ada dua benda yang diduga mortir. Dari situ saksi langsung menyadari potensi bahayanya," jelas Kalis. 

Baca juga: Pendaftar Pasar Takjil Ramadan Kota Blitar Membludak, Capai 385 Orang Tapi Stan Hanya 150

Menyadari temuan tersebut berbahaya, Arifin tidak berani melakukan tindakan lebih lanjut.

Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa setempat untuk ditindaklanjuti.

Laporan dari perangkat desa selanjutnya diteruskan ke Mapolsek Pagu.

Mendapat informasi tersebut, aparat kepolisian langsung bergerak cepat dengan menerjunkan petugas gabungan ke lokasi penemuan.

Petugas yang terlibat dalam penanganan antara lain personel Polsek Pagu, Polres Kediri, Tim Inafis Polres Kediri, Tim Brimob Kediri, Koramil Pagu, Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimobda Polda Jawa Timur, serta Satpol PP Kabupaten Kediri.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved