Berita Terbaru Kabupaten Kediri
Ular Python Sepanjang 6 Meter Gegerkan Warga Gurah Kediri, Dievakuasi Damkar dari Kebun
Ular Python 6 Meter Gegerkan Warga Gurah Kediri, Dievakuasi Damkar dari Kebun Belakang Rumah
Penulis: Isya Anshori | Editor: Rendy Nicko
TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Warga Dusun Kemuning Desa Tiru Kidul Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri digegerkan dengan kemunculan seekor ular python berukuran besar di kebun belakang rumah warga, Minggu (24/5/2026) sore.
Ular sepanjang sekitar enam meter itu pertama kali diketahui berada di area kebun belakang rumah milik Aris, warga setempat. Kemunculan reptil berukuran besar tersebut membuat warga sekitar panik dan segera meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.
Laporan terkait keberadaan ular diterima petugas Damkar Kabupaten Kediri dari seorang warga bernama Tika sekitar pukul 16.20 WIB.
Mendapat laporan tersebut, Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Baca juga: Atlet Kabaddi Kabupaten Kediri Jalani Latihan dan Tes Parameter Usai Raih 2 Perak di Kejurprov Jatim
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 16.40 WIB dan segera melakukan penyisiran di area kebun belakang rumah warga yang diduga menjadi tempat persembunyian ular.
Setelah dilakukan pencarian, petugas akhirnya berhasil menemukan ular python berukuran besar tersebut dalam kondisi bersembunyi di area kebun.
Dengan menggunakan alat pelindung berupa sarung tangan khusus dan penjepit ular, petugas kemudian melakukan proses evakuasi secara hati-hati agar tidak membahayakan warga maupun petugas.
"Proses penangkapan berlangsung sekitar 40 menit hingga akhirnya ular berhasil diamankan dalam kondisi hidup," kata Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono saat dikonfirmasi, Minggu (24/5/2026).
Kaleb mengatakan evakuasi dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat yang resah dengan keberadaan ular tersebut.
"Petugas berhasil menemukan keberadaan ular dan menangkap ular jenis python dengan panjang kurang lebih enam meter," imbuhnya.
Pihaknya menjelaskan proses evakuasi berjalan lancar sesuai prosedur standar operasional penanganan satwa liar.
"Evakuasi dilakukan menggunakan sarung tangan dan penjepit ular sehingga ular berhasil diamankan dengan aman dan sesuai SOP," jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas, ular tersebut memiliki panjang sekitar enam meter dengan berat diperkirakan mencapai 10 kilogram.
Baca juga: Deni Wicaksono Soroti Pentingnya Edukasi Politik bagi Generasi Muda
Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban luka maupun korban jiwa. Warga juga diminta lebih waspada, terutama saat beraktivitas di area kebun atau semak-semak yang berpotensi menjadi tempat persembunyian ular liar.
Kaleb juga mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada petugas apabila menemukan satwa liar berbahaya di lingkungan permukiman dan tidak mencoba menangkap sendiri tanpa peralatan memadai.
"Kalau ada kejadian serupa, masyarakat diharapkan segera menghubungi petugas agar bisa ditangani dengan aman," tandasnya.
(Isya Anshori/TribunMataraman.com)
| Kecelakaan Libatkan 3 Kendaraan di Depan SMAN 1 Papar, Pengendara Motor Meninggal di Lokasi |
|
|---|
| Tampil Baru! Koleksi Museum Sri Aji Joyoboyo Kediri Bertambah Guna Pikat Pengunjung |
|
|---|
| Gudang Perkakas Resepsi di Mojo Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp 50 Juta |
|
|---|
| Pengawasan SLHS Diperketat, Dinkes Kediri Belum Izinkan Dapur MBG Ngasem Beroperasi Lagi |
|
|---|
| Blusukan Naik Motor, Bupati Kediri Mas Dhito Temui Penjual Bunga Tabur di Ngadiluwih |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Evakuasi-kemunculan-seekor-ular-python-berukuran-besar-di-Kediri-Minggu-2452026-sore.jpg)