Selasa, 28 April 2026

Viral Patung Macan Putih Kediri

Sangar! Patung Macan Putih Balongjeruk Kediri Bakal Dipatenkan

Patung macan putih Kediri yang belakangan viral di media sosial bakal dipatenkan sebagai bentuk perlindungan hak cipta

Penulis: Isya Anshori | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Isya Anshori
DIPATENKAN - Suasana patung macan putih di Desa Balongjeruk Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri 2026. Patung Macan Putih ini akan dipatenkan 

Ringkasan Berita:

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Patung macan putih Kediri yang belakangan viral di media sosial dan menarik perhatian ribuan pengunjung bakal dipatenkan sebagai bentuk perlindungan hak cipta.

Langkah ini menyusul kunjungan tim dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ke Desa Balongjeruk Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri, Rabu (7/1/2026) lalu.

Pematenan tersebut dilakukan agar pencipta patung tercatat secara resmi dan memiliki kekuatan hukum apabila di kemudian hari muncul sengketa.

Selain itu, patung macan putih dinilai memiliki nilai historis dan artistik, sehingga termasuk karya seni rupa yang secara otomatis dilindungi hak cipta sejak pertama kali dibuat.

"Untuk membantu mempatenkan hak cipta," kata Kepala Desa Balongjeruk, Safi'i kepada Tribunmataraman.com, Jumat (9/1/2026).

Baca juga: Pria Lansia Tewas Tertabrak KA Matarmaja di Bence Garum Blitar

Safi'i menyambut baik adanya rencana hak paten pada patung tersebut.

Menurutnya, perlindungan hak cipta tidak hanya menjaga karya seni, tetapi juga dapat memperkuat posisi patung macan putih sebagai aset desa yang bernilai budaya sekaligus ekonomi.

"Ya senang wong di bantu untuk melindungi aset desa," imbuh Safi'i.

Seiring meningkatnya jumlah pengunjung, pemerintah desa juga mulai melakukan langkah pengamanan agar patung tidak mengalami kerusakan.

Pengawasan di sekitar lokasi diperketat, dan dalam waktu dekat akan dipasang pagar pembatas.

"Untuk sementara kita maksimalkan dari BRIN, juga pengawas sekitar patung yang rencananya akan di beri pagar pembatas," ucapnya.

Tak hanya itu, keberadaan patung macan putih juga dimanfaatkan untuk menghidupkan aktivitas masyarakat.

Safi'i menyebut, setiap hari Minggu akan digelar car free day (CFD) di sekitar lokasi patung guna menjaga denyut ekonomi warga tetap berjalan.

"Besok minggu ada CFD, seperti minggu kemarin," ungkapnya.

Di sisi lain, viralnya patung macan putih membawa dampak positif bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) setempat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved