Selasa, 28 April 2026

Berita Terbaru Kabupaten Kediri

Ular Piton 2,5 Meter Masuk Kandang Ayam Warga Sukoanyar Mojo, Dievakuasi Damkar Kediri 

Ular Piton 2,5 Meter Masuk Kandang Ayam Warga Sukoanyar Mojo Kabupaten Kediri 

Tayang:
Penulis: Isya Anshori | Editor: Rendy Nicko
TribunMataraman.com/Dok Damkar Kediri
EVAKUASI - Evakuasi seekor ular piton berukuran sekitar 10 kilogram ditemukan di kandang ayam milik warga di Dusun Tempursari Desa Sukoanyar Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri, Selasa (28/4/2026).  

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Seekor ular piton berukuran cukup besar dengan berat sekitar 10 kilogram ditemukan di kandang ayam milik warga di Dusun Tempursari Desa Sukoanyar Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri, Selasa (28/4/2026) pagi.

Ular sepanjang kurang lebih 2,5 meter itu diketahui pertama kali oleh pemilik rumah, Roni saat mendengar suara gaduh dari arah kandang ayam sekitar pukul 06.50 WIB.

Setelah dicek, ternyata seekor ular piton tengah berusaha memangsa ayam peliharaanny.

"Awalnya ada suara teriak ayam, saat di cek ada ular besar," ucap Roni. 

Baca juga: Dampak KA Argo Bromo Kecelakan, Penumpang KA Singasari Mulai Lakukan Refund Tiket di Stasiun Blitar

Baca juga: KA Singasari yang Lewat Kediri Dibatalkan Imbas Insiden Bekasi Timur, Bisa Refund Tiket 100 Persen

Merasa khawatir dan tidak berani menangani sendiri, Roni langsung menghubungi petugas Damkar Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih untuk meminta bantuan evakuasi.

Mendapat laporan tersebut, tim Damkar segera bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 07.00 WIB. Petugas langsung melakukan penanganan dengan peralatan khusus.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan sarung tangan pelindung dan stik ular guna menghindari risiko serangan. Meski sempat memberikan perlawanan, ular akhirnya berhasil diamankan.

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan penanganan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

"Ular piton berhasil kami evakuasi dengan aman sesuai prosedur. Tidak ada korban dalam kejadian ini," jelasnya.

Kaleb menjelaskan, kemunculan ular di permukiman warga diduga karena faktor lingkungan, seperti ketersediaan mangsa dan perubahan habitat.

"Biasanya ular masuk ke pemukiman karena mencari makan, terutama jika ada ternak seperti ayam," tambahnya.

Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun luka. Seluruh proses evakuasi selesai sekitar pukul 08.00 WIB.

Kaleb juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi warga yang tinggal dekat area persawahan atau kebun.

"Jika menemukan hewan liar berbahaya, sebaiknya tidak ditangani sendiri dan segera lapor ke petugas agar bisa ditangani dengan aman," pungkasnya.

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved