Kamis, 16 April 2026

PHK Karyawan Gudang Garam

Imbas Kasus Gudang Garam Pensiunkan Dini Massal Karyawan, Emil Dardak Komitmen Perangi Rokok Ilegal

Industri Rokok Gudang Garam Lakukan Efisiensi, Wagub Emil Dardak Komitmen Perangi Rokok Ilegal

|
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: faridmukarrom
TribunMataraman.com/Instagram Andreli_48
Industri Rokok Gudang Garam Lakukan Efisiensi, Wagub Emil Dardak Komitmen Perangi Rokok Ilegal 

TRIBUNMATARAMAN.COM I SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran rokok ilegal.

Langkah ini disebut penting demi menjaga keberlangsungan industri rokok yang menjadi salah satu penopang utama ekonomi Jawa Timur.

Dalam keterangannya di Gedung Negara Grahadi, Rabu (10/9/2025), Emil mengungkapkan bahwa Pemprov Jatim sudah menjalin koordinasi dengan aparat penegak hukum serta para kepala daerah untuk menekan peredaran rokok ilegal di wilayahnya.

“Kami sudah koordinasi dengan APH, juga Bupati dan Wali Kota aktif mencegah peredarannya. Pasar tembakau adalah penyumbang terbesar kedua ekonomi Jawa Timur setelah industri makanan dan minuman. Karena itu harus dijaga bersama dengan pendekatan yang menyeluruh,” tegas Emil.

Baca juga: Ada Tradisi Sembahyang Ulambana, Ribuan Warga Antre Sembako di Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung

Soal kabar PHK massal di PT Gudang Garam, Emil meluruskan bahwa yang terjadi sebenarnya adalah program pensiun dini. Ia menjelaskan, sekitar 200 karyawan memilih mengambil tawaran tersebut.

“Pensiun dini berbeda dengan PHK. Ini bentuk rekonstruksi jumlah karyawan, bukan pemutusan hubungan kerja secara sepihak,” jelasnya.

Meski begitu, Emil mengakui bahwa industri rokok memang tengah menghadapi tantangan berat. Selain maraknya rokok ilegal, beban cukai yang tinggi juga menekan keberlangsungan usaha.

“Harapan kami ada titik temu yang bisa menjaga sektor ini tetap bertahan. Industri rokok adalah bagian penting dari ekonomi dan lapangan kerja di Jawa Timur,” ujarnya.

Senada, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Timur, Sigit Priyanto, menambahkan pihaknya akan segera memanggil manajemen PT Gudang Garam untuk mengklarifikasi kabar yang berkembang, termasuk soal program pensiun dini tersebut.

“Besok kami agendakan pemanggilan, karena memang harus ada laporan resmi,” kata Sigit.

(Fatimatuz Zahroh/TribunMataraman.com)

Editor : Farid Mukarrom

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved