Jumat, 17 April 2026

Putra Daerah

Indra Karunia Akbar, Mahasiswa UNTAG Tempuh Pendidikan dan Berkarier di Lembaga Psikologi

Menuntut ilmu sekaligus meniti karier di bidang profesional bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, tapi tidak bagi Indra Karunia

Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Dokumen Pribadi
INDRA: Indra Karunia Akbar, mahasiswa Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) yang berkuliah sekaligus menjabat sebagai Wakil Direktur di Lembaga Psikologi. Indra sedang mengisi kegiatan parenting setelah memberikan asesmen pada siswa-siswi di sekolah 

TRIBUNMATARAMAN.COM  I SURABAYA - Menuntut ilmu sekaligus meniti karier di bidang profesional bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Keduanya menjadi kewajiban yang sama-sama membutuhkan tanggung jawab besar.

Namun, Indra Karunia Akbar membuktikan bahwa dirinya mampu mengemban kedua tugas tersebut secara bersamaan.

Pemuda yang akrab dipanggil Indra ini tengah menempuh kuliah strata satu sembari menjabat sebagai Wakil Direktur di Lembaga Aditama Psychocare.

Lembaga Aditama Psychocare menjadi salah satu lembaga psikologi yang terdaftar di Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI).

Mengutip dari laman resmi HIMPSI, HIMPSI adalah Induk Organisasi Profesi (IOP) psikologi di Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1959 sesuai dengan UU Pendidikan & Layanan Psikologi no. 23 tahun 2022.

Anggota HIMPSI meliputi para profesional di bidang Psikologi, mencakup Psikolog, Sarjana Psikologi, Magister Psikologi dan Doktor Psikologi.

HIMPSI telah berkolaborasi dengan berbagai lembaga di Indonesia, melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Beberapa di antaranya adalah PKS dengan instansi pemerintah, instansi swasta, dan fakultas-fakultas di berbagai universitas di Indonesia, seperti Universitas Negeri Malang dan Universitas Negeri Surabaya.

Hingga saat ini, HIMPSI memiliki organisasi wilayah di 37 provinsi di seluruh Indonesia dan memiliki 22 asosiasi.

Indra mengungkapkan bahwa ia mulai meniti karier di dunia psikologi seperti kedua orang tuanya agar dapat meneruskan bisnis yang telah dibangun sejak tahun 2010.

Baca juga: Dispora Kota Blitar Alokasikan Rp 550 Juta untuk Pembangunan Tahap 2 GOR Bela Diri

Menurutnya, menjadi seorang pemuda dengan tanggung jawab untuk melanjutkan usaha orang tua seringkali dipandang remeh oleh masyarakat.

Namun, pemuda asal Kediri itu mampu membuktikan bahwa ia dapat berada di posisinya saat ini karena kerja keras yang telah ia usahakan sejak lama.

Ia mengungkapkan bahwa setiap manusia pasti memiliki jalan hidupnya masing-masing dan harus mengusahakan yang terbaik untuk dirinya masing-masing.

Mahasiswa Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya itu menyandang gelar wakil direktur setelah menjadi asisten tester di lembaga tersebut sejak dirinya masih duduk di kelas 12 SMA.

Lembaga psikologi ini berfokus pada kegiatan asesmen psikologi di sekolah, perusahaan, maupun klien, kemudian juga konseling pada klien.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved