Ledakan Petasan di Blitar
Pemuda Blitar Tewas Terkena Ledakan Petasan di Balon Udara saat Menjelang Idul Adha
Seorang pemuda 23 tahun di Blitar tewas akibat ledakan petasan yang dipasang di balon udara. Dua anak lain luka ringan dan masih dirawat
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Rendy Nicko
TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - Seorang pemuda tewas akibat ledakan petasan yang dipasang di balon udara di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Rabu (27/5/2026). Korban diketahui berinisial I (23), warga setempat.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.30 WIB, menjelang pelaksanaan Salat Idul Adha. Korban meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka bakar parah di wajah dan perut. Tangan kanan korban juga putus hingga siku akibat ledakan.
"Korban meninggal setelah mendapat perawatan di rumah sakit," kata Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Muheni.
Dua Anak Lainnya Alami Luka Lecet
Selain I, ledakan petasan juga melukai dua anak lain berinisial ADR (11) dan D (12). Keduanya mengalami luka lecet di jari dan wajah.
Baca juga: DKPP Kota Kediri Periksa Daging Kurban Idul Adha 1447 H, Pastikan Aman Dikonsumsi
Baca juga: Lapas Kediri Sembelih 11 Hewan Kurban saat Salat Idul Adha 1447 H
Saat ini, ADR dan D masih menjalani perawatan di RSUD Ngudi Waluyo Blitar.
"Ada tiga orang yang terkena ledakan petasan. Satu orang meninggal di rumah sakit dan dua orang lagi masih perawatan," ujar Muheni.
Terbangkan Balon Udara Berpetasan
Berdasarkan keterangan polisi, korban bersama enam anak lainnya hendak menerbangkan balon udara tanpa awak yang digantungi petasan di area persawahan desa.
Saat I memegang petasan, tiba-tiba petasan tersebut meledak dan mengenai korban. Polisi masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait kejadian tersebut.
(Samsul Hadi/TribunMataraman.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Petugas-mendatangi-lokasi-ledakan-petasan-balon-udara-di-Blitar-Rabu-2752026.jpg)