Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Terbaru Kota Blitar

PT KAI Perbaiki Baut Penambat Rel di Blitar, Pastikan Keamanan Perjalanan Kereta Api

PT KAI Daerah Operasi (DAOP) 7 Madiun bergerak cepat memperbaiki baut penambat rel kereta api yang hilang dicuri

Tayang:
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Sri Wahyuni
Istimewa/Humas KAI Daop 7 Madiun
PERBAIKAN BAUT REL: Petugas PT KAI Daop 7 Madiun melakukan perbaikan baut penambat rel kereta api yang hilang dicuri di wilayah Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Kamis (8/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • PT KAI Daerah Operasi (DAOP) 7 Madiun bergerak cepat memperbaiki baut penambat rel kereta api yang hilang dicuri, Kamis (8/1/2026). 
 
  • Perbaikan baut rel dilakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api

TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - PT KAI Daop 7 Madiun bergerak cepat memperbaiki baut penambat rel kereta api yang hilang dicuri, Kamis (8/1/2026). 

Perbaikan baut rel dilakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api.

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari mengatakan, Daop 7 Madiun menerjunkan petugas prasarana untuk mengamankan jalur, melakukan pemeriksaan menyeluruh, serta mengganti dan melengkapi kembali baut penambat yang hilang.

Seluruh proses dilakukan sesuai standar keselamatan perkeretaapian sehingga jalur dinyatakan aman dan tetap laik operasi.

"Pencurian komponen rel merupakan tindakan berbahaya yang dapat mengancam keselamatan publik," kata Tohari dalam rilis yang diterima Tribunmataraman.com, Kamis (8/1/2026). 

Dikatakannya, baut penambat rel merupakan komponen vital. Baut rel yang hilang dapat berdampak serius terhadap keselamatan perjalanan kereta api. 

"Maka itu, kami bergerak cepat melakukan perbaikan agar operasional KA tetap aman," ujarnya. 

Baca juga: Guru Korban Penganiayaan Wali Murid di Trenggalek Maafkan Terdakwa Namun Enggan Damai

Selain perbaikan, kata Tohari, KAI Daop 7 Madiun juga meningkatkan patroli pengamanan jalur rel dan berkoordinasi dengan aparat setempat guna mencegah kejadian serupa terulang.

KAI mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga keamanan prasarana perkeretaapian serta segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar jalur rel.

"Kami sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat. Laporan dari masyarakat menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan perjalanan kereta api," katanya. 

"Sinergi antara KAI dan masyarakat seperti ini sangat penting untuk mencegah gangguan keamanan prasarana ke depan. Keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama," lanjutnya. 

Sebelumnya, PT KAI Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengecam keras aksi pencurian baut penambat bantalan rel yang terjadi di wilayah Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, pada Rabu (7/1/2026). 

PT KAI menganggap tindakan itu bukan sekadar pencurian aset, melainkan kejahatan serius yang mengancam keselamatan perjalanan kereta api dan nyawa ribuan penumpang.

Dari hasil pemeriksaan di KM 127+358 petak jalan Blitar–Rejotangan, awalnya ditemukan kehilangan 13 buah baut penambat.

Namun, dari pengembangan penyidikan polisi, pelaku mengakui telah melakukan pencurian sedikitnya di lima titik berbeda dengan total kehilangan mencapai 108 buah baut penambat rel.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved