Jumat, 8 Mei 2026

Jalan Rusak di Kabupaten Blitar

Lagi, Warga Pasang Poster Protes Jalan Rusak di Kabupaten Blitar, Narasi Menggelitik

Warga kembali memprotes jalan rusak di wilayah Kabupaten Blitar, Kali ini di Desa Butun, Gandusari

Tayang:
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Samsul Hadi
PROTES JALAN RUSAK: Poster bernada protes jalan rusak yang dipasang warga Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Kamis (27/11/2025). 

Ringkasan Berita:

TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - Warga kembali memprotes jalan rusak di wilayah Kabupaten Blitar

Kali ini, aksi protes jalan rusak dilakukan warga Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar

Warga memasang puluhan poster bertuliskan nada protes kepada pemerintah terkait kondisi jalan rusak di desanya yang berlangsung belasan tahun dan tidak kunjung diperbaiki. 

Pantauan di lokasi, Kamis (27/11/2025), poster berisi protes jalan rusak mulai terpasang di akses masuk jalan desa. 

Warga menggunakan bekas banner dan kain mori untuk menuliskan protes jalan rusak di wilayahnya.

Kondisi kerusakan jalan memang cukup parah. Aspal jalan sudah hilang, tinggal bebatuan mirip jalan makadam. 

"Kondisi jalan rusak di sini sudah lama, sudah lebih 15 tahun. Sampai sekarang belum pernah ada perbaikan," kata warga Desa Butun, Samsyatul Aisyiyah (40). 

Ia mengatakan, jalan rusak tersebut merupakan jalan utama desa sepanjang sekitar 1,5 kilometer. Jalan itu juga menjadi akses menuju ke kantor Desa Butun.

"Jalan ini dulu dibangun swadaya warga sekitar tahun 2003. Seingat saya, jalan pernah diperbaiki sekali pada 2010 atau 2011. Hanya disemir, setelah itu belum pernah ada perbaikan sampai sekarang," ujarnya. 

Baca juga: Korban Pembunuhan Rumah Kos Nganjuk Dimakamkan di Purwoasri Kediri

Menurutnya, warga sudah berkali-kali mengadukan jalan rusak ke pihak desa agar disampaikan kepada Pemkab Blitar.

Namun, hingga sekarang belum ada respons untuk perbaiki jalan rusak di lokasi. 

"Kesabaran warga juga ada batasnya. Akhirnya, kemarin warga inisiatif membuat poster bertulisan protes yang dipasang di sepanjang jalan. Pemasangan poster protes sudah semingguan ini," katanya.

Dikatakannya, setelah aksi protes warga, pihak desa dan kecamatan langsung mengecek ke lokasi.

Pihak desa dan kecamatan menyampaikan sudah meneruskan tuntutan warga ke Pemkab Blitar dan meminta warga melepas poster protes. 

"Warga sepakat tidak menurunkan poster protes sebelum ada kepastian soal perbaikan jalan rusak. Karena kami sudah sering diberi janji-janji," ujarnya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved