Rabu, 15 April 2026

HUT 80 Kemerdekaan RI

Monumen Potlot di Kota Blitar, Tempat Kali Pertama Bendera Merah Putih Dikibarkan

Bendera merah putih pertama kali dikibarkan di Kota Blitar pada 14 Februari 1945 atau enam bulan sebelum Proklamasi

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Samsul Hadi
MONUMEN POTLOT: Juru kunci sedang membersihkan Monumen Potlot di area TMP Raden Wijaya, Jl Sudanco Supriyadi, Kota Blitar, Senin (4/8/2025). Monumen Potlot ini menjadi tempat kali pertama bendera merah putih dikibarkan. 

TRIBUNMATARAMAN.COM I BLITAR - Bendera merah putih pertama kali dikibarkan di Kota Blitar, Jawa Timur, pada 14 Februari 1945 atau enam bulan sebelum Proklamasi Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945. 

Monumen Potlot di area Taman Makam Pahlawan (TMP) Raden Wijaya di Jl Sudanco Supriyadi, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitad, menjadi saksi pengibaran kali pertama sang merah putih. 

Bangunan tugu berbentuk seperti pensil atau potlot masih berdiri kokoh di bagian paling belakang TMP Raden Wijaya Kota Blitar, Senin (4/8/2025).

Bangunan tugu dengan tinggi lebih kurang tiga meter itu berbahan batu dengan model bagian atasnya lancip. 

Di atasnya terdapat tiang besi yang digunakan untuk mengibarkan Bendera Merah Putih. 

Sekarang, bangunan tugu itu, dikenal dengan sebutan Monumen Potlot yang menjadi tempat kali pertama pengibaran Bendera Merah Putih sebelum Proklamasi Kemerdekaan RI. 

Baca juga: Marsda TNI Anumerta Fajar Adriyanto di Mata Rekan SMA, Sosok Peduli Persahabatan

Di bawah bagian muka Monumen Potlot terdapat batu prasasti yang berisi dua kalimat berejaan lama dengan tulisan huruf kapital. 

Tulisan di prasasti masih terbaca jelas, meski sebagian hurufnya ada yang hilang. 

Tulisan pertama di prasasti berbunyi 'Tugu Peringatan Pemberontakan PETA Blitar Melawan Pendjajah Jepang Ini Diresmikan Pada 1946 Oleh Bapak TNI Djendral Soedirman'. 

Tulisan kedua berbunyi 'Di Tempat Ini Pula Bendera Sang Merah Putih Untuk Pertama Kalinja Dikibarkan Oleh Shodanco Parto Hardjono Dalam Detik-detik Pemberontakan Sedang Bergolak Pada Tanggal 14 Februari 1945'.

Juru Kunci TMP Raden Wijaya Kota Blitar, Agus Rubiantoro mengatakan, sebelum dijadikan taman makam pahlawan, lokasi yang menjadi tempat berdirinya Monumen Potlot itu dulunya merupakan lapangan.

Lokasi Monumen Potlot tersebut berada persis di seberang Markas Tentara PETA yang sekarang dijadikan Monumen PETA.

"Taman makam pahlawan ini dulunya lapangan. Mungkin dulunya dijadikan tempat olah raga tentara PETA. Karena diseberangnya dulu Markas Tentara PETA. Monumen Potlot ini sudah ada sejak dulu dan jadi tempat pengibaran pertama kali bendera Merah Putih," katanya.

Menurut Agus, Monumen Potlot yang berada di area TMP Raden Wijaya sebenarnya dijadikan tempat wisata sejarah yang dibuka untuk umum. 

Namun, pengunjung di Monumen Potlot tidak seramai dengan tempat wisata sejarah lain di Kota Blitar, seperti Makam Bung Karno dan Istana Gebang. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved