Minggu, 26 April 2026

Anak TK Tenggelam di Dam Lodagung Blitar

Kronologi Anak TK Tenggelam di Dam Lodagung Blitar Versi Kepala Dusun

Berikut kronologi anak TK tenggelam di dam Lodagung, kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, versi kepala dusun Plosorejo

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
PENCARIAN KORBAN TENGGELAM: Petugas mencari korban tenggelam dengan cara menyisir Sungai Lodagung di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Sabtu (5/7/2025).  

TRIBUNMATARAMAN.COM I BLITAR - Bocah TK dari Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, yang diduga tenggelam di Sungai Lodagung, sampai sekarang belum ditemukan, Sabtu (5/7/2025).

Sampai sekarang, tim gabungan SAR, BPBD, TNI, Polri, dan warga masih menyisir arus sungai untuk mencari korban. 

Kepala Dusun Plosorejo, Rudi Cahyono menceritakan kronologi korban diduga tenggelam di Sungai Lodagung pada Kamis (4/7/2025) sore. 

Baca juga: Tim Gabungan Sisir Area Sejauh 2 Km Untuk Cari Anak TK yang Tenggelam di Dam Lodagung Blitar

Menurut Rudi, awalnya korban bersama satu temannya bermain tanah di plengsengan sungai.

Saat bermain tanah, diduga korban terpeleset dan tercebur ke sungai. 

"Korban mainan tanah di plengsengan sungai. Dia membuat tangga dari tanah di plengsengan. Di dekat korban bermain ada tempat mencetak batu bata," kata Rudi, Sabtu (5/7/2025). 

Menurut Rudi, saat melihat korban tercebur ke sungai, teman korban sempat berusaha menolong. 

Teman korban berusaha menarik tangan korban, tapi tidak berhasil. Malah, teman korban nyaris ikut terseret arus sungai. 

"Teman korban nyaris ikut terseret arus sungai. Tapi, teman korban pegangan rumput di pinggir sungai," ujarnya. 

Dikatakannya, jarak rumah korban dengan sungai tidak jauh sekitar 150 meter. Korban sebenarnya juga jarang bermain di sekitar sungai. 

"Rumah korban memang dekat dengan sungai, tapi korban jarang bermain ke sungai," katanya. 

Saat ini, kata Rudi, warga bersama tim gabungan SAR masih mencari korban dengan cara menyisir arus sungai. 

Tim gabungan mendirikan posko pencarian di pinggir sungai sekitar lokasi titik awal korban tenggelam. 

"Kami juga koordinasi dengan Bendungan Jegu agar pintu air agak ditutup, supaya arus sungai tidak terlalu deras. Ini untuk memudahkan pencarian korban," ujarnya.

Sebelumnya, AD (6), bocah TK asal Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, diduga tenggelam di Sungai Lodagung desa setempat, Jumat (4/7/2025) sore. 

Korban diduga terpeleset lalu tercebur ke sungai saat bermain di pinggir sungai.

(samsul hadi/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved