Erupsi Gunung Raung
BREAKING NEWS - Tiga Hari Berturut-turut Gunung Raung Erupsi, Belasan Calon Pendaki Diminta Pulang
Gunung Raung dilaporkan mengalami erupsi selama 3 hari berturut-turut. Akibatnya belasan calon pendaki diminta untuk pulang.
Penulis: Sinca Ari Pangestu | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.COM | BONDOWOSO - Gunung Raung dilaporkan mengalami erupsi selama 3 hari berturut-turut. Akibatnya belasan calon pendaki diminta untuk pulang.
Gunung Raung adalah gunung setinggi 3.344 MDPL yang ada di 3 wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Jember, Banyuwangi, dan Bondowoso.
Informasi dari KESDM, Badan Geologi. dan PVMBG Pos Pengamatan Gunung Api Raung, erupsi hari ini terjadi dengan tinggi kolom abu teramati ± 400 m di atas puncak.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut.
Agung Tri Subekti, Ketua Pos Pengamatan Gunung Raung, mengatakan erupsi ini terus menerus keluar asap dengan intensitas yang bervariasi, besar dan kecil.
"Ngowos istilahnya," ujarnya.
Kendati begitu, kata Agung, status erupsi Gunung Raung belum dinaikkan ke level Siaga.
Karena, kenaikan level dilihat dari cakupan area bahaya.
Sementara, cakupan Gunung Raung ke pemukiman warga cukup jauh. Bahkan, terdekat 9 kilometer.
Selain itu, kaldera Gunung Raung luas, besar, dan dalam. Sehingga, materialnya masuk lagi ke kaldera.
"Kayaknya sulit naik ke siaga," ujarnya.
Selain itu, abu vulkaniknya hanya jatuh di sekitar puncak dan tak terlalu banyak. Masih belum ada suara dentuman.
"Dentuman masih belum ada, abunya masih sedkit. Dan asapnya cuma kelabu," urainya.
Dia meminta masyarakat tidak percaya dengan informasi-informasi bohong. Sebaiknya ditanyakan langsung pada Pos Pengamatan.
Dikonfirmasi terpisah, Camat Sumber Wringin Probo Nugroho, mengatakan masyarakat di wilayahnya bahkan di Dusun Legen yang terdekat dengan Gunung Raung, masih melakukan aktivitas seperti biasa.
"Masyarakat masih aktivitas biasa," ujarnya.
Ia sendiri terus memantau kondisi terkini Gunung Raung dan terus siaga bersama pihak terkait.
"Kalau rute jalur-jalar evakuasi, sudah ada semua. Masyarakat aman, aktivitas seperti biasa," pungkasnya.
Calon Pendaki Diminta Pulang
Sementara itu, Pengelola Basecamp Gunung Raung, Kurniawan, menyebutkan calon pendaki yang sudah terlanjur tiba di basecamp, diminta untuk pulang.
"Pas hari H Idul Adha, ada yang mau mendaki. Cuma gunung kan ngowos terus," ungkapnya dikonfirmasi Sabtu (7/6/2025).
Ia menjelaskan, pendaki-pendaki ini berasal dari berbagai wilayah. Seperti Jakarta barat, Malang, Surabaya, dan lainnya. Total yang sudah diminta pulang mencapai 11 orang.
Pihaknya sendiri baru akan membuat pengumuman penutupan Gunung Raung hari ini. Karena, dua hari terkahir pengelola masih sibuk Idul Adha.
"Tidak boleh (mendaki, read). Kami minta mereka pulang," ujarnya.
Pria yang akrab disapa Mas Cadas itu memastikan tak akan ada pendaki liar yang memaksa naik saat erupsi.
"Kalau pendaki liar, Insyallah tidak ada. Karena pengelolaan Basecamp kami itu tertib," ujarnya.
Dirinya mengaku belum tahu sampai kapan pendakian ditutup. Karena akan terus memantau kondisi terkini Gunung Raung.
(sinca ari pangistu/tribunmataraman.com)
editor; eben haezer
Gunung Raung di Bondowoso Erupsi Hari ini, Masyarakat Dilarang Mendekati Radius 3 Km |
![]() |
---|
Kondisi Terkini Gunung Raung yang Muntahkan Material Vulkanik: Sempat Ada 9 Pendaki, Begini Nasibnya |
![]() |
---|
Update Terbaru Gunung Raung yang Muntahkan Material Vulkanik Hingga Sumber Wringin Bondowoso |
![]() |
---|
BREAKING NEWS - Gunung Raung Muntahkan Material Vulkanik |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.