Berita Terbaru Kota Kediri

Beasiswa Mapan Resmi Diluncurkan, Solusi Peningkatan Kualitas Guru PAUD di Kota Kediri

Pemkot Kediri resmi meluncurkan program Beasiswa Mapan S1 bagi Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Penulis: Luthfi Husnika | Editor: faridmukarrom
Pemkot Kediri
BEASISWA GURU PAUD - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyerahkan program Beasiswa Mapan S1 bagi Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar di kota ini. Program ini menyasar 122 guru PAUD yang belum memiliki gelar sarjana. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Pemkot Kediri resmi meluncurkan program Beasiswa Mapan S1 bagi Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar di kota ini.

Program ini menyasar 122 guru PAUD yang belum memiliki gelar sarjana, dengan harapan dapat meningkatkan kualifikasi dan kompetensi mereka sebagai pendidik. 

Peluncuran ini menjadi bagian dari rangkaian program unggulan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Wakil Wali Kota Qowimuddin Thoha dalam masa 100 hari kerjanya.

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menegaskan bahwa pendidikan usia dini adalah fondasi penting dalam membangun masa depan generasi Kota Kediri.

Baca juga: Dalam Waktu Dekat Panitia Kongres Persatuan PWI Segera Bekerja, Ini Susunan SC dan OC

"Kami ingin memastikan bahwa anak-anak kita mendapatkan pendidikan dari guru yang berkualitas. Karena itu, beasiswa ini hadir untuk mendorong para guru PAUD agar bisa menempuh pendidikan tinggi," ujar Vinanda, Jumat (30/5/2025).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Anang Kurniawan, menyebut program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak akan peningkatan kualifikasi guru PAUD. Ia menjelaskan, guru penerima beasiswa diwajibkan untuk terus mengabdi di Kota Kediri setelah lulus.

"Ini adalah investasi jangka panjang untuk pendidikan kita. Semakin berkualitas gurunya, maka semakin baik pula masa depan anak-anak kita," ungkapnya.

Untuk tahap awal, Pemkot Kediri bekerja sama dengan Program Studi Pendidikan PAUD Universitas Terbuka (UT) Malang. Namun, kerja sama ini akan terus diperluas ke perguruan tinggi lainnya untuk memperluas akses dan pilihan pendidikan. 

"Kami berharap program ini tidak hanya meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga memberi dampak pada kesejahteraan guru," imbuh Anang.

Salah satu penerima beasiswa, Ayu Suryani Wulan, guru dari KB Kasih Bunda, mengaku sangat bersyukur atas kesempatan ini. Ia mendapatkan informasi beasiswa ini dari HIMPAUDI Kota Kediri dan langsung melengkapi seluruh persyaratan yang diminta.

"Saya senang sekali. Ini seperti pintu rezeki terbuka untuk saya dan keluarga," tuturnya.

Ayu menjelaskan bahwa beasiswa yang ia terima mencakup hampir seluruh kebutuhan pendidikan hingga selesai.

"Info yang saya dapat beasiswanya meliputi UKT sampai tuntas dan biaya layanan pendukung lainnya, seperti administrasi, modul, tutor tatap muka, UAS, tugas akhir, sampai pengambilan ijazah," jelasnya.

Ia pun berharap bisa memberikan kontribusi lebih bagi satuan pendidikannya dan membuka jalan untuk mengikuti Program Profesi Guru (PPG).

"Dengan saya mendapat gelar sarjana, semoga bisa menyejahterakan keluarga dan mengikuti PPG yang memang mensyaratkan ijazah S1. Harapan saya, program ini bisa terus berlanjut," ujar Ayu.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(tribunmataraman.com)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved