Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung

Amuk Pemuda Telanjang di Tulungagung: Dicurigai Depresi Pasca-Cerai, Kini Dirawat di RSUD dr Iskak

Aksi M Zulfi Zamzami (24) yang telanjang bulat memecahkan kaca Holist Babershop, kemudian melemparkan pecahan kaca ke warga bikin gempar kawasan Pasar

Penulis: David Yohanes | Editor: faridmukarrom
David Yohanes/Tribun Mataraman
Aksi M Zulfi Zamzami (24) yang telanjang bulat memecahkan kaca Holist Babershop, kemudian melemparkan pecahan kaca ke warga bikin gempar kawasan Pasar 

TRIBUNMATARAMAN.COM | TULUNGAGUNG - M Zulfi Zamzami (24), pemuda asal Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbergempol, saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr Iskak Tulungagung. Ia dilarikan ke rumah sakit usai mengamuk dan melukai dirinya sendiri menggunakan pecahan kaca dalam kondisi telanjang bulat.

Peristiwa mengejutkan itu terjadi di Holist Babershop, yang terletak di depan Pasar Burung Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, Rabu (14/5/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Zulfi mendadak mengamuk, memecahkan kaca pintu dan jendela barbershop, lalu melempari siapa saja yang mendekat dengan pecahan kaca.

Bahkan, ia juga melukai dirinya sendiri dengan menggoreskan kaca ke bagian kepala dan dada. Tak hanya itu, Zulfi juga sempat mengambil sebilah pisau dari pedagang es kelapa dan menyayat-nyayat tubuhnya sendiri.

Akibat aksi nekatnya, lalu lintas di depan Pasar Burung yang merupakan jalur penghubung utama antara pusat kota dan wilayah selatan Tulungagung, ditutup total. Polisi mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif demi keamanan.

Baca juga: Jadwal Baru UFC 317 Ilia Topuria vs Charles Oliveira Tayang di TV Mana?

“Kami tidak melakukan tindakan paksa karena khawatir dia justru melakukan hal lebih ekstrem terhadap dirinya sendiri,” ujar salah satu petugas di lokasi kejadian.

Drama yang berlangsung selama lebih dari 1,5 jam itu akhirnya berakhir ketika dua teman dan seorang tetangga Zulfi datang membujuk. Dengan sebatang rokok yang diberikan kepadanya, Zulfi akhirnya luluh dan menjauh dari pecahan kaca. Saat itulah aparat berpakaian sipil yang bersiaga langsung mengamankan pria tersebut.

Zulfi kemudian dibungkus dengan selimut, diikat agar tidak menyakiti diri, dan segera dibawa ke rumah sakit.

Masih Dirawat, Siap Jalani Operasi

Dokter Spesialis Emergency RSUD dr Iskak, dr Hariadi Tito, menyebut kondisi Zulfi kini stabil, meski harus menjalani operasi untuk mengeluarkan serpihan kaca yang menancap di kepala dan dadanya.

“Luka-lukanya masuk kategori ringan ke sedang. Tapi tetap harus dilakukan tindakan pembedahan untuk membersihkan luka dan mengeluarkan pecahan kaca,” jelas dr Hariadi, Kamis (15/5/2025).

Saat ini Zulfi ditempatkan di ruang psikiatri, ruangan khusus bagi pasien dengan risiko menyakiti diri sendiri. Fasilitas ini dirancang dengan dinding berlapis busa dan tidak memiliki terminal listrik di bagian bawah, untuk mencegah tindakan ekstrem dari pasien.

Setelah menjalani operasi dan kondisi fisiknya membaik, tim medis akan mulai menangani aspek kejiwaan Zulfi.

Diduga Depresi Akibat Perceraian

Menurut informasi dari pihak keluarga, aksi brutal Zulfi diduga dipicu oleh kondisi psikisnya yang terguncang usai bercerai dengan sang istri. Tekanan mental yang tak tertangani membuatnya nekat melukai diri dan membuat onar di tempat umum.

Pihak RSUD dr Iskak akan berkoordinasi dengan keluarga untuk menangani kondisi kejiwaannya secara menyeluruh.

“Kami akan komunikasikan langkah-langkah selanjutnya dengan keluarga. Yang jelas, penanganan medis dan psikis akan berjalan beriringan,” tutup dr Hariadi.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(tribunmataraman.com)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved