Berita Tebraru Kabupaten Kediri
Momen Hardiknas 2025, Santri Ponpes di Kediri Dapat Program Tertib Lalu Lintas dari Polisi
Momen Hardiknas 2025, Satlantas Polres Kediri memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada para santri di Pondok Pesantren Sirojul Ulum, Pare
Penulis: Isya Anshori | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Pada momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Satlantas Polres Kediri memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada para santri di Pondok Pesantren Sirojul Ulum, Desa Tertek, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jumat (2/5/2025).
Kegiatan bertajuk Ponpes Road Safety itu menjadi bagian dari program unggulan Ditlantas Polda Jatim yang kini diperluas ke sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Kediri.
Kasatlantas Polres Kediri, AKP I Made Jata Wiranegara mengatakan program tersebut bertujuan menanamkan kesadaran tertib lalu lintas sejak dini kepada para santri, yang juga menjadi pengguna jalan aktif dalam keseharian mereka.
"Santri termasuk kelompok rentan di jalan raya. Banyak dari mereka yang berkendara ke sekolah atau keperluan lainnya. Program ini kami hadirkan untuk membekali mereka dengan pengetahuan dasar keselamatan berlalu lintas," katanya.
Edukasi diberikan melalui materi ringan dan dialog interaktif, mulai dari pentingnya memakai helm, memahami rambu lalu lintas, hingga kewajiban membawa surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK.
"Momen Hardiknas ini kami maknai sebagai kesempatan untuk memberikan pendidikan yang lebih luas, bukan hanya di ruang kelas, tapi juga di jalan raya. Santri sebagai bagian dari pelajar, perlu dibekali pemahaman tertib berlalu lintas sejak dini," ujarnya.
AKP Jata menambahkan, pendidikan keselamatan berkendara adalah bentuk nyata dari pendidikan karakter yang sangat dibutuhkan generasi muda saat ini.
"Keselamatan di jalan bukan hanya soal aturan, tapi juga soal tanggung jawab dan kepedulian terhadap sesama pengguna jalan," tegasnya.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Sirojul Ulum, Gus Yusron, mengapresiasi langkah Polres Kediri yang turut menyasar kalangan santri dalam sosialisasi keselamatan berkendara.
Ia menilai kegiatan ini sangat penting untuk mendidik para santri menjadi pengendara yang lebih bertanggung jawab.
"Kami sangat berterima kasih atas kedatangan Satlantas ke pondok kami. Edukasi ini sangat membantu anak-anak untuk lebih sadar akan keselamatan saat berkendara," ungkapnya.
Berdasarkan data Satlantas Polres Kediri, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah ini meningkat dari 1.190 kasus pada 2023 menjadi 1.210 kasus pada 2024. Melalui kegiatan ini, diharapkan angka tersebut bisa ditekan, terutama di kalangan pelajar dan santri.
(Isya Anshori/TribunMataraman.com)
editor: eben haezer
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/ponpes-road-safety-polres-kediri.jpg)