Jumat, 10 April 2026

Kebakaran di Kota Malang

5 Lapak Pedagang di Jl Ki Ageng Gribig Malang Ludes Terbakar

Lima lapak pedagang di jl raya Ki Ageng Gribig, kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, terbakar ludes, Rabu (9/4/2025) malam

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/kukuh kurniawan
KEBAKARAN - Sebanyak lima kios atau bedak yang berada di pinggir Jalan Raya Ki Ageng Gribig Kecamatan Kedungkandang Kota Malang terbakar pada Rabu (9/4/2025) malam. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 75 juta lebih. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | MALANG - Lima lapak pedagang di jl raya Ki Ageng Gribig, kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, terbakar ludes, Rabu (9/4/2025) malam

Kebakaran lapak pedagang itu terjadi sekitar pukul 22.03 WIB.

Awalnya api muncul dari salah satu lapak, kemudian membesar dan merambat ke lapak lainnya.

"Usai menerima laporan dari masyarakat, kami terjunkan 6 unit mobil pemadam berikut 24 personel ke lokasi kejadian. Kami tiba di lokasi sekira pukul 22.15 WIB," ujar Kepala UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang, Agoes Soebekti, Kamis (10/4/2025).

Sesampainya di lokasi, petugas mendapati kobaran api masih membesar dan membumbung tinggi. Tak butuh waktu lama, petugas segera bergerak melakukan pemadaman.

"Kami langsung mencari titik api dan kami lokalisir, agar api tidak merambat ke lapak lainnya," tambahnya.

Dibutuhkan waktu selama 43 menit untuk memadamkan api tersebut. Pada pukul 23.05 WIB, kebakaran dinyatakan telah padam sepenuhnya.

"Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Namun untuk kerugian materi, ditaksir mencapai Rp 75 juta lebih," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Operasional PMK Kota Malang, Anang Yuwono menuturkan tidak ada kendala dalam proses pemadaman.

"Untuk kendala tidak ada, mungkin lebih ke arah proses pemadaman yang harus dilakukan secara cepat dan tepat. Mengingat, kondisi lapak yang terbakar terbuat dari bambu dan kayu sehingga api dengan cepat merambat dan membesar," jelasnya.

Anang juga mengungkapkan, bahwa ada lima lapak yang terbakar. Dan kelima lapak ini digunakan untuk usaha berbeda-beda yaitu ada yang dipakai jualan es degan, gorengan hingga bengkel las.

"Untuk luas area yang terdampak, kurang lebih 60 meter persegi. Dari hasil asesmen, penyebab kebakaran diduga korsleting listrik," tandasnya.

(kukuh kurniawan/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved