Selasa, 19 Mei 2026

Longsor di Cangar

Alasan Para Korban Longsor di Cangar Melintasi Kawasan Tersebut Dari Kediaman Masing-masing

10 korban tewas dalam tragedi longsor di Cangar-Pacet, kabupaten Mojokerto, sama-sama berniat silaturahmi ke kerabatnya dalam rangka berlebaran.

Tayang:
Penulis: Dya Ayu | Editor: eben haezer
SAR Malang Raya
EVAKUASI KORBAN LONGSOR CANGAR - Personel gabungan mengevakuasi korban tewas di dalam mobil Innova yang tersapu bencana tanah longsor di Jalur Pacet-Cangar, Kamis (3/4/2025) kemarin. Akibat kejadian ini 10 orang meninggal dunia 

TRIBUNMATARAMAN.COM | SURABAYA - Bencana tanah longsor di Cangar-Pacet, Kabupaten Mojokerto, merenggut nyawa 10 orang penumpang mobil, kemarin (3/4/2025).

Dari 10 korban, tujuh korban berada di dalam mobil Toyota Innova. Sedangkan tiga korban lainnya berada di dalam mobil pikap Daihatsu Granmax. 

Tujuh korban yang berada di dalam mobil Toyota Innova adalah sekeluarga asal desa Kloposepuluh, kecamatan Sukodono, kabupaten Sidoarjo. 

Baca juga: Rumah Duka Sekeluarga Asal Sidoarjo Jadi Korban Longsor di Cangar Didatangi Ratusan Pelayat

Sedangkan 3 korban di dalam mobil Daihatsu Gran Max adalah warga desa Jatijejer, kecamatan Trawas, kabupaten Mojokerto. 

Korban tewas yang ada di dalam mobil pikap Grandmax warna putih itu diketahui merupakan pasangan suami istri bernama Ahmad Fiki Muzaki (28) dan Fitria Handayani (27), serta anak mereka, Mikaila (3,5).

Keluarga korban, Yasid mengatakan sebelum kejadian nahas tersebut menimpa keluarganya itu, korban berpamitan dari rumah hendak halal bihalal ke rumah saudaranya di Blitar.

“Awalnya ngumpul di rumahnya, kemudian pamit mau halal bihalal ke saudaranya yang ada di Blitar, lanjut ke Tulungagung dan Trenggalek. Sudah dibilangi sama ayahnya supaya hati-hati karena ban mobilnya tipis jadi pelan-pelan saja. Tidak tahu sudah terasa atau gimana,” kata Yasid, Jumat (4/4/2025).

Baca juga: Identitas 10 Korban Tewas Dalam Tragedi Longsor di Cangar-Pacet Mojokerto, Tujuh Orang Dari Sidoarjo

Kemudian keluarga baru mendapat kabar setelah Kepala desa setempat datang untuk menanyakan plat nomor kendaraan Pikap Grandmax nopol S 9137 NI yang dikendarai korban.

“Jam 1 siang dihubungi tidak bisa. Kemudian jam 4 sore dikabari Pak Lurah, Pak Lurah awalnya cek nopol kendaraan. Awalnya bilang bukan, ternyata benar. Terus melihat barang bawaan yang dievakuasi itu juga benar milik saudara saya. Itu terdiri dari Mas Ahmad, Mbak Fitri dan anaknya masih 3 tahun namanya Mikaila,” jelasnya.

Terpisah, Sumardi, kades Kloposepuluh, kecamatan Sukodono, kabupaten Sidoarjo, juga menceritakan alasan 7 korban lainnya, yakni penumpang mobil Toyota Innova, melintasi wilayah Cangar. 

Sumardi bercerita, para korban ini dalam perhalanan silaturahmi ke rumah keluarga mereka di Batu.

Namun, nahas 7 orang rombongan dalam mobil Innova ini harus menjadi korban longsor.

"Karena ini hari raya, jadi mereka mau ke rumah besannya," terang Sumardi. 

(dya ayu/yusron naufal putra/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved