Berita Terbaru Kabupaten Kediri
Buat Mercon untuk Lebaran 2025, Polisi Amankan 4 Pelajar di Wates Kediri
Buat Mercon untuk Lebaran 2025, Polisi Amankan 4 Pelajar di Desa jajar Wates Kediri
Penulis: Isya Anshori | Editor: faridmukarrom
TRIBUNMATARAMAN.COM |KEDIRI - Polsek Wates Polres Kediri berhasil mengungkap kasus pembuatan petasan dan obat mercon yang melibatkan empat pelajar di Desa Jajar, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.
Keempat pelajar itu diketahui berinisial A (16), M (12), R (15), dan F (13) diamankan setelah ditemukan bahan peledak ilegal di rumah salah satu pelaku, pada Sabtu (29/3/2025).
Kapolsek Wates, AKP Agus Sudarjanto, menjelaskan bahwa pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya kegiatan pembuatan mercon di rumah M sekitar pukul 15.30 WIB. Masyarakat kemudian memberikan informasi kepada Polsek Wates tentang bahan-bahan peledak yang diduga disimpan oleh para pelajar tersebut.
"Kami segera menuju lokasi untuk melakukan pengeledahan," kata Agus saat dikonfirmasi, Minggu (30/3/2025).
Baca juga: Ledakan Obat Mercon di Sutojayan Blitar Akibatkan 2 Remaja Luka-luka dan Satu Rumah Rusak
Saat dilakukan pengeledahan, petugas menemukan sejumlah bahan peledak berupa serbuk KCLO3, Sodium Benzoate, Sulfur Belerang, serta 23 selongsong mercon rakitan berbagai ukuran, dan tujuh tabung mercon spiritus. Dari pengakuan mereka, bahan-bahan ini ternyata dibeli melalui platform online.
Keempat pelajar tersebut, yang masih berstatus sebagai siswa, memanfaatkan akses internet untuk mempelajari cara pembuatan mercon.
"Para pelaku meraciknya berdasarkan tutorial dari media sosial," ungkap Kapolsek Agus.
Setelah diamankan, polisi memberikan pembinaan kepada para pelaku dengan melibatkan orang tua mereka serta perangkat desa.
"Kami memberikan sosialisasi tentang bahaya mercon dan konsekuensi hukum terkait pembuatan serta penyimpanan bahan peledak. Para pelaku juga membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan mereka," jelas Kapolsek Agus.
Para pelaku juga meminta maaf kepada orang tua, perangkat desa, dan anggota Polsek Wates atas tindakan yang mereka lakukan. Keempat pelajar tersebut mengaku menyesal dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.
Kapolsek Wates menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja, serta mengadakan sosialisasi lebih lanjut terkait bahaya bahan peledak.
"Kami berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak, agar lebih waspada terhadap potensi bahaya yang dapat muncul dari penggunaan media sosial yang tidak bertanggung jawab," tutupnya.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman
(tribunmataraman.com)
| Perjalanan Wisata Berujung Kecelakaan, Belasan Penumpang Elf Terluka di Jembatan Maesan Kediri |
|
|---|
| Bayi Perempuan yang Ditemukan di Tugurejo Ngasem Makin Sehat, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan |
|
|---|
| Munasir Huda Nahkodai PERPANI Kabupaten Kediri, Siap Perluas Pembinaan dan Bidik Prestasi Nasional |
|
|---|
| Pemkab Kediri Ajak Masyarakat Bumikan Nilai Pancasila di Tengah Tantangan Zaman |
|
|---|
| Korsleting Listrik di Ruang Apoteker Sebabkan Kebakaran Puskesmas Tiron Kediri, Kerugian Rp 1 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Buat-Mercon-untuk-Lebaran-2025-Polisi-A.jpg)