Senin, 13 April 2026

Berita Terbaru Kabupaten Blitar

BREAKING NEWS - Ledakan Obat Mercon di Sutojayan Blitar Lukai 2 Remaja dan Merusak Rumah

Kronologi dua remaja mengalami luka-luka dan satu rumah rusak akibat ledakan bubuk mesiu bahan petasan atau obat mercon di Sutojayan Blitar

|
Penulis: Samsul Hadi | Editor: faridmukarrom
Polres Blitar
LEDAKAN OBAT MERCON: Kondisi rumah yang rusak akibat terkena ledakan obat mercon di Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Minggu (30/3/2025). Dua remaja juga mengalami luka-luka akibat peristiwa itu. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | BLITAR - Dua remaja mengalami luka-luka dan satu rumah rusak akibat ledakan bubuk mesiu bahan petasan atau obat mercon di Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Minggu (30/3/2025). 

Dua remaja yang mengalami luka-luka, yaitu, MRAR (16), warga Desa Bacem Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar yang diduga sebagai peracik obat mercon dan temannya, AP (15) yang ikut berada di lokasi. 

Saat ini, kasus ledakan obat mercon yang membuat dua remaja luka-luka dan satu rumah rusak itu dalam penyelidikan Polres Blitar

Kasi Humas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi mengatakan peristiwa ledakan obat mercon terjadi Minggu (30/3/2025) sekitar pukul 02.30 WIB.

Baca juga: Kembali Terjadi! Pelajar di Kunjang Kediri Terluka Akibat Ledakan Mercon, Dilarikan ke Rumah Sakit

Saat itu, korban MRAR meracik obat mercon di ruang tamu rumah orang tuanya. MRAR ditemani AP yang berada jarak sekitar 2 meter dari lokasi meracik obat mercon.

MRAR meracik obat mercon berupa 100 gram KCLO Klengkeng, 50 gram alumunium powder, dan 100 gram belerang atau sulfur.

Sejumlah bahan obat mercon itu diracik dalam satu baskom lalu diaduk memakai centong nasi plastik.

Setelah zemua bahan tercampur, MRAR mengambil sampel bahan racikan obat mercon sendok sendok untuk dicoba dibakar menggunakan korek api.

Biasanya obat mercon kalau dibakar keluar api dan apinya langsung hilang, tetapi ini timbul bunyi kretek kretek dan api merambat ke bubuk racikan obat petasan yang ada di baskom.

Percikan api itu membuat obat mercon yang berada di baskom meledak. Akibat ledakan, genteng atap rumah dan kaca rumah bagian samping pecah.

MRAR menderita luka bakar pada punggung, telapak tangan sebelah kiri, dan mata kaki sebelah kiri.

Sedang AP menderita luka bakar pada kaki sebelah kanan dan kiri, tangan sebelah kanan dan kiri, dan bagian dada. 

"Bahan obat mercon itu didapatkan MRAR dengan cara membeli secara online. Kedua korban sempat dibawa ke Puskesmas dan sekarang menjalani perawatan jalan," kata Putut. 

Polisi menyita sejumlah barang bukti, yaitu, dua bungkus plastik berisi serbuk obat petasan kurang lebih seberat 1 ons dan satu bubuk kalium/KCLO di dalam botol plastik kecil bekas terbakar.

Polisi juga menyita selongsong petasan kosong sebanyak lebih kurang 152 biji, dengan ukuran diameter 8 cm tinggi 13,5 cm sebanyak 150 biji dan berdiameter 16 cm tinggi 27,5 cm sebanyak 2 biji.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(tribunmataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved