Senin, 8 Juni 2026

Pil Pahit Efisiensi Anggaran

Anggaran Pengadaan Mobil Dinas Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso yang Baru Dipangkas 50 Persen

Karena efisiensi, anggaran pengadaan mobil dinas baru untuk bupati dan wakil bupati Bondowoso yang baru dipangkas hingga 50 persen.

Tayang:
Editor: eben haezer
ist
POTONG ANGGARAN - Pj Sekretaris Daerah Bondowoso , Fathur Rozi saat diwawancarai awak media usai dilantik pada 17 Februari 2025 lalu. Dia mengatakan, karena efisiensi anggaran, biaya pengadaan mobil dinas bupati dan wakil bupati Bondowoso dipangkas 50 persen 

TRIBUNMATARAMAN.COM | BONDOWOSO - Pemerintah kabupaten Bondowoso menganggarkan pengadaan mobil dinas baru bagi bupati dan wakil bupati yang baru dilantik.

Nilainya mencapai sekitar Rp 3 miliar untuk pengadaan 4 mobil dinas baru.

Namun demikian, karena adanya Instruksi Presiden (Inpres) nomor 1 tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN serta APBD, anggaran tersebut dipangkas menjadi sekitar Rp 1,5 milliar.

Demikian dituturkan oleh Pj Sekda Bondowoso, Fathur Rozi, Sabtu (22/2/2025).

"Empat unit itu kurang lebih sampai Rp 3 miliar, kita potong itu jadi satu set saja Rp 1,5 milliar," ujarnya.

Ia menjelaskan, Bupati Abdul Hamid Wahid sendiri yang meminta pemangkasan tersebut.

Bahkan, semula Bupati Abdul Hamid Wahid disebutnya meminta agar tak perlu ada pengadaan mobil dinas. Namun, karena menghormati proses penganggaran yang dilakukan kemarin, dirinya memperbolehkan cukup dua mobil saja.

Sejatinya, pengadaan semula empat mobil. Secara terperinci yakni untuk bupati, wakil bupati, dan istri masing-masing.

"Beliau sendiri menyampaikan. Sudah lakukan efisiensi, jangan beli 4, cukup dua saja. Saya sebenarnya tak butuh itu," ujarnya.

Disinggung tentang plot anggaran untuk masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) di tengah efisiensi, kata pria akrab disapa Fathur, untuk pembahasan anggaran bersama-sama dengan legislatif.

Dan pihaknya tak mau efisiensi ini menjadi alasan tak bisa memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat. Meskipun ada pengurangan seperti perjalanan dinas dikepras 50 persen, ATK, kegiatan seremonial dikurangi, pemberian hibah perlu di-review. 

"Ini perlu kebersamaan, dan juga pengertian," pungkasnya.

Seperti diketahui, pada Kamis 20 Februari 2025 lalu Bupati Abdul Hamid Wahid, dan Wakil Bupati As'ad Yahya Safi'i dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana negara.

Setelah itu, Bupati Abdul Hamid Wahid masih mengikuti retret di Magelang, Jawa Tengah selama sepekan ke depan.

(SINCA ARI PANGISTU/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved