Rabu, 22 April 2026

Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung

Sosok Bripka Suwanto Kolektor Barang Antik di Tulungagung

Bripka Suwanto, polisi di Tulungagung terkenal sebagai kolektor barang antik. Inilah sosoknya

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
KOLEKTOR BARANG ANTIK - Suwanto memeriksa salah satu koleksi kandang kebo (kerbau) miliknya yang ada di Desa Tawing, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (3/2/2025). Polisi berpangkat Brigadir Kepala ini menjual kandang kebo kuno ini hingga ke Amerika Serikat, Singapura, Timur Tengah dan berbagai wilayah di Indonesia.Suwanto memeriksa salah satu koleksi kandang kebo (kerbau) miliknya yang ada di Desa Tawing, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (3/2/2025). Polisi berpangkat Brigadir Kepala ini menjual kandang kebo kuno ini hingga ke Amerika Serikat, Singapura, Timur Tengah dan berbagai wilayah di Indonesia. 

Suwanto awalnya merasa sungkan saat lukisan itu akan dibeli, karena merasa barangnya sudah rusak dan tidak layak jual.

Namun calon pembeli itu tetap ngotot meminta Suwanto menjual lukisan itu.

Dengan iseng mantan personel Brigade Mobile (Brimob) ini mematok harga Rp 2.000.000.

“Saya kasih harga Rp 2 juta ternyata langsung dibeli, tidak ditawar. Lalu ada lukisan kedua yang tidak kalah tua,” ungkapnya.

Lukisan kedua yang diminati bertema nelayan yang sedang menarik jaring yang penuh ikan.

Lukisan ini kondisinya juga sudah lusuh dengan pigura yang sudah rusak, namun tetap dibeli.

Suwanto memasang harga Rp 1.500.000 dan lagi-lagi dibeli tanpa ditawar.

“Dari situ saya mulai sadar, oh ternyata barang-barang kuno yang saya koleksi ada peminatnya. Ada harganya jika dijual lagi,” ucapnya.

Sejak saat itu Suwanto semakin aktif berburu barang-barang kuno, terutama dari pedesaan.

Ia mengaku ada tim yang bekerja untuknya, berburu benda-benda kuno.

Selain itu dia juga mempekerjakan 6 karyawan di rumahnya untuk merestorasi benda-benda kuno yang didapat.

Saat ini yang paling banyak laku adalah kandang kerbau yang disulap untuk berbagai peruntukan.

Jika dulu dipakai memelihara kerbau, kini bisa disulap jadi gazebo, tempat bersantai keluarga hingga garasi mobil.

Semakin tua dan semakin besar ukuran tiangnya, semakin mahal pula harga sebuah kandang kebo.

“Yang paling murah Rp 17 juta yang paling mahal sampai Rp 150 juta. Kami bantu merakit di lokasi pembeli,” katanya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved