Jumat, 5 Juni 2026

Berita Terbaru Kota Surabaya

Tiga Kodim di Surabaya DileburJadi Satu Menjadi Kodim 0830 Surabaya

tiga Komando Distrik Militer (Kodim) di Surabaya resmi dilebur menjadi satu kesatuan, Kodim 0830/Surabaya.

Tayang:
Editor: eben haezer
ist
Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., memantau prajurit di Markas Kodim 0830/Surabaya, Jalan Gresik, Krembangan, Surabaya, Sabtu (25/01/2025). 

TRIBUNAMTARAMAN.COM | SURABAYA - Setelah melalui proses yang panjang, tiga Komando Distrik Militer (Kodim) di Surabaya resmi dilebur menjadi satu kesatuan.

Ketiganya adalah Kodim 0830/Surabaya Utara, Kodim 0831/Surabaya Timur, dan Kodim 0832/Surabaya Selatan.

Ketiganya kini bergabung menjadi Kodim 0830/Surabaya.

Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor Sprin/4405/XI/2023 tanggal 28 November 2023, tentang penataan dan pembentukan satuan baru di jajaran TNI-AD.

Peleburan ini ditandai dengan upacara resmi yang dipimpin langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., di Markas Kodim 0830/Surabaya, Jalan Gresik, Krembangan, Surabaya, Sabtu (25/01/2025).

Upacara tersebut dihadiri oleh para pejabat penting dari TNI, Polri, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Pemerintah Kota Surabaya.
 
Pangdam menjelaskan bahwa penataan struktur TNI-AD ini merupakan respons terhadap dinamika strategis global, regional, dan nasional yang semakin kompleks dan saling berkaitan.

"Setiap Komando Utama Operasional TNI, baik yang bertugas di pusat maupun di wilayah, harus mampu bersiap dan mengambil langkah antisipatif untuk menghadapi berbagai potensi ancaman," tegas Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A.
 
Restrukturisasi ini, lanjut Pangdam, merupakan bagian dari penataan internal organisasi TNI-AD yang berpedoman pada konsep Minimum Essential Force (MEF). Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesiapan operasional dan mencapai postur TNI-AD yang ideal.
 
Lebih lanjut, Pangdam menambahkan bahwa peleburan tiga Kodim di Surabaya bertujuan untuk mengoptimalkan pengendalian, pengawasan, koordinasi, dan pelaksanaan tugas di lapangan guna mendukung tugas pokok Kodam Brawijaya.

"Harapannya, penataan ini akan menghasilkan satuan yang lebih efektif dan efisien dalam menjalankan tugas-tugas TNI-AD," jelasnya.

(tony hermawan/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved