Senin, 8 Juni 2026

Pembunuhan di Made Great Residence

Cinta Ditolak, Pelajar di Lamongan Habisi Nyawa Teman Perempuannya

Pembunuhan di Made Great Residence Lamongan. Karena cinta ditolak, seorang pelajar di Lamongan tega menghabisi nyawa teman perempuannya

Tayang:
Editor: eben haezer
ist
Pelaku pembunuhan di Made Great Residence Lamongan saat dihadirkan dalam jumpa pers di Polres Lamongan. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | LAMONGAN -  Warga Perumahan Made Great Residence, kabupaten Lamongan, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan, Rabu (15/1/2025).

Jasad tersebut sudah rusak dan mengeluarkan aroma tak sedap. 

Jenazah itu ditemukan di bangunan bekas warung kopi yang lama tak beroperasi. 

Saksi Zamroni  melihat jasad membusuk itu saat akan membersihkan warung yang sudah lama tutup tersebut. 

Ketika itu, Zamroni masuk ke dalam warung dan mencium bau busuk.

"Saya awalnya ke warung untuk membersihkan warung karena sudah lama tutup, sudah lebih kurang 1 bulan warung tutup," kata Zamroni, Rabu (15/1/2025). 

Saat masuk ke dalam warung, kata Zamroni, ia mendapati bau busuk yang sangat menyengat untuk kemudian masuk ke kamar. Saat itulah, Zamroni mendapati ada tangan dan kaki di bawah tumpukan meja.

 "Saya mencium bau busuk dan di dalam kamar saya melihat ada tangan dan kaki. Saya langsung lari keluar," ujar Zamroni.

Setelah kaget dengan apa yang dilihatnya, Zamroni kemudian keluar dari warung berteriak meminta pertolongan warga. Warga yang datang kemudian berusaha memanggil petugas kepolisian terkait apa yang sudah ditemukan di warung tersebut.

 "Saya keluar dan meminta pertolongan warga," kata Zamroni.

Sebagian warga melapor ke Polsek Kota Lamongan. Sesaat setelahnya, petugas kepolisian dari Polsek Lamongan Kota  datang ke lokasi. Bersama petugas Inavis Polres Lamongan, petugas  kemudian menggelar olah TKP untuk kemudian mengevakuasi mayat tak dikenal tersebut ke kamar mayat RSUD dr Soegiri Lamongan.

Identitas Korban

Kurang dari 1 x 24 jam, Satreskrim Polres Lamongan, akhirnya berhasil mengungkap identitas korban. 

Dia adalah pelajar berinisial VPR (16) asal  Kecamatan Sukodadi, Lamongan yang dibunuh temannya sendiri, AI (16) asal warga Kecamatan Made, Lamongan.

Polisi mengkuak bahwa VPR  yang ditemukan membusuk pada Rabu (15/1/2025) adalah korban pembunuhan, setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan dan hasil outopsi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved