Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung

Sekda Resmikan PPBI Ranting Tulungagung Timur, Minta Perajin Bonsai Tak Lagi Ndongkel Pohon di Hutan

Sekda Tulungagung meminta para pecinta dan kolektor bonsai tak lagi mendongkel pohon di hutan.

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Sekda Kabupaten Tulungagung, Tri Hariadi melihat bonsai yang dipamerkan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Ranting Tulungagung Timur. 

Kegiatan yang sering disebut ndongkel ini dianggap punya andil untuk merusak alam, terutama jika dilakukan di kawasan hutan.

Dengan budidaya pohon maka menjadi solusi penyediaan bahan baku tanpa merusak alam.

Saat ini 99 persen produk bonsai Tulungagung sudah menggunakan pohon hasil budidaya.

“Pada akhirnya memang sudah terjadi perubahan mindset. Karena mengambil dari alam juga belum tentu hidup, malah merusak lingkungan,” tegasnya.

Tri Hariadi juga menggandeng sejumlah dinas yang bisa diajak kerja sama untuk meningkatkan nilai ekonomi bonsai, mulai Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Pariwisata.

Saat ini ada ratusan perajin bonsai yang terdata dalam keanggotaan PPBI Tulungagung.

Namun 1000 orang lebih yang aktif dalam organisasi tanpa resmi terdaftar sebagai anggota PPBI.

“Karena untuk mengurus kartu tanda anggota harus di pusat. Prosesnya tidak sulit, hanya memerlukan waktu,” pungkas Tri Hariadi.

(David Yohanes/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved