Banjir Mojokerto

Warga Terdampak Banjir Tempuran Mojokerto, 3 Hari Tidak Tidur Cemas Air Tak Kunjung Surut

Banjir bandang selama tiga hari menggenangi Desa Tempuran, Mojokerto. Meski aktivitas lumpuh, warga memilih untuk tetap bertahan dirumah.

Editor: eben haezer
Tidak ada
Amita (57) warga Dusun/ Desa Tempuran, menyelamatkan barang berharga dari dalam rumah yang terendam banjir. 

Diperparah kiriman dari wilayah Jombang, sehingga di Tempuran otomatis naik," bebernya.

Kalaksa Yo'i Afrida, bersama pejabat Pemprov Jatim meninjau langsung kondisi banjir terkini di Tempuran malam ini dan mendapati kenaikan debit sungai, sehingga banjir belum surut.

"Ketinggian air (Banjir) di rumah warga sekitar 50-70 sentimeter. Petugas kita siagakan di lokasi, antisipasi kenaikan debit sungai Afvour Watudakon maupun Afvour Jombok di Desa Tempuran," ujar 

Menurut dia, Pemda telah menyiapkan lokasi istirahat untuk warga setempat yang hendak mengungsi dari rumahnya.

"Kita sudah siapkan posko kesehatan, dan posko pengungsian di sejumlah titik, masjid, tenda BPBD sudah kita siapkan di Dusun Bekucuk. Pengungsian di sejumlah tempat, seperti balai desa Ngingasrembyong. Tapi mayoritas warga mengungsi di rumah famili maupun tetangga yang rumahnya tidak terdampak banjir," pungkasnya. 

(mohammad romadoni/tribunmataraman.com)

editor : adzra bilah s

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved