Kabupaten Blitar

Profil Kabupaten Blitar: Sejarahnya Dapat Ditelusuri Dalam Kitab Negarakertagama

Kabupaten Blitar adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Sejarahnya dapat ditelusuri di Kitab Negarakertagama

Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
Sejumlah umat Hindu Jawa-Bali menggelar doa bersama di kawasan Candi Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Sabtu (8/7/2023).  

TRIBUNMATARAMAN.COM | BLITAR - Kabupaten Blitar adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia.

Kabupaten Blitar memiliki pusat pemerintahan di Kecamatan Kanigoro. 

Pada tahun 2020, jumlah penduduk Kabupaten Blitar tercatat sebanyak 1.223.745 jiwa, dengan kepadatan penduduk mencapai 770 jiwa per kilometer persegi.

Secara geografis, Kabupaten Blitar berbatasan dengan Kabupaten Kediri dan Kabupaten Malang di utara.

Di sebelah timur, berbatasan dengan Kabupaten Malang, sementara di selatan berbatasan dengan Samudra Hindia.

 Di sebelah barat, berbatasan dengan Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Kediri.

Di bagian utara, Kabupaten Blitar berbatasan langsung dengan Kabupaten Kediri.

Kabupaten Blitar dan kabupaten Kediri juga berbagi wilayah Gunung Kelud yang memiliki ketinggian 1.731 meter di atas permukaan laut.

Gunung ini merupakan salah satu gunung berapi strato yang masih aktif di Pulau Jawa.

Bagian selatan Kabupaten Blitar dikenal sebagai penghasil kaolin dan dilalui oleh Pegunungan Kapur Selatan.

Beberapa pantai terkenal di wilayah ini antara lain Pantai Tambakrejo, Serang, dan Jalasutra.

Blitar, baik kota maupun kabupaten, berada di kaki Gunung Kelud di Jawa Timur, sedangkan bagian timur Kabupaten Blitar berada di kaki dan lereng Gunung Kawi dengan ketinggian tertinggi mencapai 2.551 meter di atas permukaan laut.

Gunung Kawi juga menjadi batas alami dengan Kabupaten Malang.

Sungai Brantas yang mengalir dari timur ke barat membelah Kabupaten Blitar menjadi dua bagian, yaitu utara dan selatan.

Di Kabupaten Blitar, aliran Sungai Brantas mendapat tambahan unsur-unsur penting, sehingga wilayah dataran rendah aluvial yang dilewatinya, seperti Tulungagung dan Kediri, menjadi sangat subur. Di Blitar juga terdapat tiga waduk/bendungan, yaitu Bendungan Serut (Lodoyo), Wlingi, dan Selorejo.

Halaman
1234
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved