Berita Terbaru Kabupaten Jember

Perempuan Tewas Diduga Karena Jatuh Dari Lantai 6 Lippo Plaza Jember, Suami Syok Berat

seorang perempuan muda ditemukan tewas diduga karena terjatuh dari lantai 6 bangunan Lippo Plaza jember

Editor: eben haezer
imam nawawi
Kawasan depan Lippo Plaza Jember. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | JEMBER - NA, seorang perempuan umur 36 tahun, ditemukan tewas bersimbah darah di area halaman Rollas Cafe Kecamatan Kaliwates Jember, Jawa Timur.

Ibu muda asal  Perum TBP 2 Kelurahan Tegal Besar ini diduga jatuh dari lantai 6 tempat parkir Lippo Plaza Jember.

Kapolsek Kaliwates, Kompol Nurhandi mengungkapkan peristiwa itu diketahui pada 14 September 2024, sekira pukul 20.30 WIB. Berdasarkan laporan dari satpam Lippo Plaza.

"Tadi malam security Lippo itu menghubungi anggota kami di Polsek (Kaliwates). Menginformasikan ada seorang perempuan (ditemukan) meninggal jatuh dari lantai enam lokasi parkir mobil P4 bangunan Lippo Plaza,"  ujarnya, Sabtu (14/9/2024).

Hasil pengamatan di tempat kejadian perkara (TKP). Kata dia, perempuan ini ditemukan sudah tidak bernyawa dan beberapa bagian tubuhnya mengalami luka-luka.

"Tubuh korban kondisinya banyak luka di muka dan badannya. Namanya juga jatuh dari atas dengan ketinggian lebih dari 30 meter," kata Nurhadi.

Menurutnya, korban terjatuh di luar bangunan Lippo Plaza Jember. Tepatnya di semak-semak berbatu di halaman Cafe Rollas Jalan Gajah Mada.

"Kasus ini diketahui berawal dari ada seorang security Lippo Mall yang mendengar dering suara ponsel diduga milik korban di lokasi parkir mobil P4 lantai enam bangunan. Tapi ada suara HP (ponsel) bunyi tapi tidak diangkat oleh pemiliknya," ungkap Nurhadi.

Kemudian keamanan Lippo Plaza Jember ini mencari sumber suara berdering ponsel yang berada di lantai enam tempat parkiran mobil. Namun di lokasi tidak ada orangnya.

"Ponsel ditemukan di lokasi parkir mobil. Tetapi tidak ada orangnya. security ini mencoba mengecek di sisi bangunan sebelah barat di pinggiran. Saksi ini melihat ke bawah  ada tubuh manusia," urainya.

Kemudian, lanjut Nurhadi, saksi ini langsung menghubungi satpam lainnya soal tersebut agar korban dievakuasi. Serta mengabarkan hal itu ke Polsek Kaliwates Jember.

"Selanjutnya security menghubungi kami. Kami pun  menghubungi suami korban agar datang ke TKP. Saat itu kondisi suaminya syok dan belum banyak kita tanyai (meminta keterangan) apakah ada masalah keluarga atau persoalan lain," tuturnya.

Oleh karena itu, Nurhadi mengaku terus melakukan penyelidikan kasus ini. Kata dia, untuk mengurai penyebab utama insiden tersebut.

"Masih kami dalami dan proses lidik untuk memastikan ada persoalan apa. Sementara  korban pagi ini telah dimakamkan oleh pihak keluarga," imbuhnya.

(imam nawawi/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved