Berita Terbaru Kabupaten Blitar

Disperkim Kabupaten Blitar Dapat Alokasi DBHCHT Rp 600 Juta Untuk Rehab 30 Unit RTLH

Disperkim Kabupaten Blitar mendapat alokasi Dana Bagi HasiL Cukai dan Hasil Tembakau untuk program rehab rumah tidak layak huni

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Blitar ketika mengecek program RTLH di Kecamatan Garum beberapa waktu lalu. 

TRIBUNMATARAMAN.COM I BLITAR - Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Blitar mendapat alokasi Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk program rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada 2024 ini.

Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Blitar rencananya mendapat alokasi DBHCHT untuk memperbaiki 30 unit RTLH.

Jika anggaran perbaikan RTLH Rp 20 juta per unit, maka alokasi DBHCHT untuk perbaikan 30 unit umah sebesar Rp 600 juta.

"Rencananya, kami dapat alokasi DBHCHT untuk program perbaikan RTLH sebanyak 30 unit di perubahan APBD 2024. Sekarang masih menunggu verifikasi dari provinsi, semoga tidak ada perubahan," kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Blitar, Iwan D Winarto, Jumat (13/9/2024).

Iwan mengatakan tambahan anggaran dari DBHCHT itu semakin memperbanyak jumlah RTLH yang direhab pada 2024 ini.

Pada 2024 ini, sudah ada 311 unit RTLH yang mendapat program bantuan rehab.

Dari 311 unit RTLH itu, sebanyak 59 unit diperbaiki menggunakan APBD Kabupaten Blitar dan selebihnya 252 unit diperbaiki menggunakan dana bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) dari APBN.

Bantuan biaya rehab RTLH yang diberikan sebesar Rp 20 juta untuk tiap penerima dengan rincian Rp 17,5 juta untuk pembelian material dan Rp 2,5 juta untuk upah pekerja.

"Untuk program RTLH dari APBD tahun ini ada 59 unit, itu terbagi dua kloter, pertama dilaksanakan 20 unit untuk supporting TMMD. Sisanya ada 39 unit saat ini sudah mulai bergerak," katanya.

Dikatakannya, program bantuan RTLH itu sebagai stimulan dan tidak menutup kemungkinan ada bantuan dari pihak-pihak lain seperti desa dan warga.

"Program bantuan ini sebagai trigger, kami berharap juga ada kepedulian dari pihak lain dalam program RTLH," ujarnya.

Menurutnya, jumlah RTLH di Kabupaten Blitar mencapai ribuan. Tiap tahun, Pemkab Blitar terus melakukan perbaikan terhadap RTLH di masyarakat.

Pada 2021, jumlah total RTLH di Kabupaten Blitar mencapai lebih 8.000 unit dan setelah dilakukan penetrasi sekarang tinggal sekitar 5.000 unit.(adv)

(samsul hadi/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved