Berita Terbaru Kabupaten Nganjuk

BPBD Kabupaten Nganjuk Tingkatkan Kesiagaan Guna Hadapi Bencana Kekeringan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk meningkatkan kesiagaan dalam menghadapi potensi bencana kekeringan selama musim kemarau. 

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: faridmukarrom
ist/bpbd kabupaten blitar
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk meningkatkan kesiagaan dalam menghadapi potensi bencana kekeringan selama musim kemarau. foto ilustrasi 

TRIBUNMATARAMAN.COM |NGANJUK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk meningkatkan kesiagaan dalam menghadapi potensi bencana kekeringan selama musim kemarau. 

Berdasar pemetaan sementara, terdapat enam desa yang berpotensi diterpa kekeringan. 

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Nganjuk, Gunarto mengatakan saat ini pihaknya menyiagakan personel di lapangan untuk melakukan mitigasi sekaligus sosialisasi kepada masyarakat ihwal kekeringan. 

Selain itu, pihaknya juga mendirikan posko sebagai pusat informasi dan laporan kekeringan di kantor BPBD, Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Mangundikaran, Kecamatan Nganjuk

"Kami siagakan personel dalam menghadapi potensi bencana kekeringan. Mereka terjun langsung ke lapangan untuk melakukan pemantauan dan memberikan sosialiasi kepada warga. Ini mengingat musim kemarau diprediksi berlangsung panjang hingga Desember," katanya, Selasa (3/9/2024). 

Baca juga: Kader Kediri Maju ke Nasional, Kemenkes Gelar Verifikasi Lapangan Kader Posyandu Paling Berinovasi

Bukan hanya itu, BPBD juga melakukan pengecekan dua unit armada pengangkut air bersih agar kondisinya tetap prima saat dioperasikan. 

Untuk menangani bencana kekeringan BPBD menyiapkan 30 tandon kapasitas 1.200 liter dan 250 jeriken 20 liter. 

"Tahun lalu, kami juga memberikan bantuan sumur bor untuk menangani bencana kekeringan di beberapa desa," ucapnya. 

Gunarto menyebut ada enam desa yang berpotensi mengalami kekeringan. 

Yakni, kecamatan lengkong Desa Ngepung dan Desa Pinggir, Kecamatan Lengkong, Desa Pule, Kecamatan Jatikalen, Desa Ngluyu dan Desa Tempuran, Kecamatan Ngluyu, serta Desa Mojoduwur, Kecamatan Ngetos. 

Sebagai informasi, dari enam desa itu sebagian telah tersedia sumur bor. 

"Itu hasil pemetaan sementara, tidak menutup kemungkinan ada tambahan desa yang berpotensi kekeringan. Kami siap untuk melakukan penanganan. Bila ada laporan kekeringan dan permintaan air bersih dari pihak desa, kami akan segera menyalurkan bantuan air bersih," paparnya

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(tribunmataraman.com)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved