Berita Terbaru Kabupaten Banyuwangi

PLTP Ijen Akan Beroperasi Akhir 2024 Untuk Menambah Suplai Listrik Wilayah Jawa dan Bali

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ijen akan beroperasi secara komersial pada akhir 2024 untuk menambah pasokan listrik di Jawa dan Bali

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer
ist
Proyek infrastruktur PLTP Ijen. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | BANYUWANGI - Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ijen akan beroperasi secara komersial pada akhir 2024. Infrastruktur proyek strategis nasional itu bakal menambah suplai listrik untuk wilayah Jawa dan Bali.

PLTP Ijen dibangun di wilayah Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso.

Listrik yang dihasilkan dari tenaga panas bumi akan dialirkan ke Gardu Induk yang berada wilayah Kabupaten Banyuwangi.

Proyek pembangkit listrik yang memanfaatkan energi baru terbarukan itu dikembangkan oleh PT Medco Cahaya Geotermal (MCG), anak perusahaan Medco Power Indonesia.

Head of Geotermal PT MCG, Aditya Negara menjelaskan, progres pembangunan infrastruktur PLTP Ijen per akhir pekan lalu sekitar 75 persen.

Progres itu disebut telah sesuai dengan perencanaan awal. Ia juga optimistis, sisa pengerjaan proyek bisa diselesaikan dalam sekitar empat bulan waktu tersisa.

"Kami optimistis sesuai dengan rencana, bulan Desember bisa beroperasi," kata Aditya, Selasa (13/8/2024).

Pengerjaan infrastruktur yang kini masih berjalan, yakni pembangunan menara transmisi 150 KV dari PLTP Ijen menuju Gardu Induk di Banyuwangi.

Total, PT MCG membangun sebanyak 83 menara yang tersebar di wilayah Bondowoso dan Banyuwangi.

"Rinciannya 60 tower berdiri di wilayah Banyuwangi dan 23 tower berdiri di wilayah Bondowoso," lanjutnya.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 78 menara telah terbangun hingga saat ini. Pembangunan sisanya ditargetkan rampung dalam beberapa waktu ke depan.

Aditya menjelaskan, mayoritas menara berdiri di lahan kawasan hutan. Hal ini memudahkan proses pembangunan. Hanya sekitar 37 menara yang dibangun di lahan milik warga. Itu pun mayoritas lahan telah dibebaskan.

Senior Manager External Relations PT MCG Ibnu Nurzaman menjelaskan, PLTP Ijen akan menghasilan daya sebesar 34 mega watt untuk operasional tahap satu akhir tahun ini.

PLTP Ijen akan menjadi pembangkit listrik pertama di Jatim yang memanfaatkan panas bumi sebagai sumber energinya.

"Ini adalah energi baru terbarukan yang cukup bisa diandalkan sebagai pengganti fosil," kata dia.

(aflahul abidin/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved