Berita Terbaru Kabupaten Lamongan

Pulang Kerja, Warga Lamongan Kaget Rumahnya Sudah Rata Dengan Tanah Karena Terbakar

Rumah warga dusun Blangit, desa Karanglangit, Kecamatan Lamongan, ludes terbakar, saat ditinggal pemiliknya bekerja.

Editor: eben haezer
hanif manshuri
Kapolsek Lamongan, Kompol M Fadelan melakukan olah TKP sesaat setelah insiden, Sabtu (8/6/2024) 

TRIBUNMATARAMAN.COM - M Tamunajid (40) warga Dusun  Blangit RT 02 RW 02 Desa  Karanglangit, Kecamatan  Lamongan, Jatim,  pulang ke rumahnya dengan hati yang hancur, Sabtu (8/6/2024).

Bagaimana tidak, rumahnya itu sudah rata dengan tanah karena terbakar saat ia bekerja. 

Insiden kebakaran itu kali pertama diketahui saksi,  Indra Prasetyo (36) saat  sedang berada di TK Putra Harapan 1  Desa Karanglangit.

Tiba-tiba ia melihat ada kepulan asap tebal dari arah barat. Penasaran, saksi  langsung mengecek ke arah sumber asap dan mendapati rumah Tamunajad yang terbakar.

Rumah berukuran  6 x 15 m⊃2; dinding terbuat dari kayu, atap  genteng dan seng sudah dalam keadaan terbakar hebat.

Indra pun berteriak.

Teriakan Indra didengar warga dan mereka bergegas ke TKP untuk membantu memadamkan api.

Indra juga langsung menghubungi petugas Damkar, sementara  warga yang lain berupaya memadamkan api dengan menyiramkan air di titik api. 

Upaya warga memadamkan api dengan peralatan seadanya tidak membuahkan hasil dan api melalap bangunan rumah kayu tersebut.

Sesaat kemudian 2 unit mobil Damkar dari Jalan Mastrip tiba di lokasi  dan langsung menyemprotkan air untuk melokalisir api.

Api berhasil dikuasai dan dipadamkan hingga tidak sampai menjalar ke banguan rumah terdekat.

"Diduga api berasal dari konsleting arus listrik," kata Kapolsek Lamongan, Kompol M. Fadelan kepada SURYA, Sabtu (8/6/2024).

Akibat insiden kebakaran ini tidak ada harta milik korban yang bisa diselamatkan. Semua isi rumah habis terbakar.

Korban diperkirakan menderita kerugian sebesar Rp 150 juta.

Fadelan mengimbau pada masyarakat untuk selalu waspada dan melalukan antisipasi untuk menghindari penyebab kebakaran.

"Ini masuk musim kemarau, api sekecil apapun harus diwaspadai," pungkasnya.

(Hanif Manshuri/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer
 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved