Berita Terbaru Kota Kediri
Begini Cara Sekolah Peduli Inflasi di Kediri Melatih Pelajar Paham Komoditas Penyumbang Inflasi
Begini cara sekolah peduli inflasi di kota Kediri mengajari anak-anak mengetahui komoditas-komoditas penyumbang inflasi
Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.COM - Kota Kediri telah merintis program Sekolah Peduli Inflasi di jenjang SMP.
Progam kolaborasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri dan Pemkot Kediri ini menunjuk SMPN 4 Kota Kediri sebagai pilot project.
Kepala Sekolah SMPN 4 Kota Kediri Yayuk Cahyaningsih menjelaskan, pada Sekolah Peduli Inflasi banyak wawasan baru yang diperoleh siswa-siswi. Melalui Sekolah Peduli Inflasi, siswa-siswi menjadi paham bagaimana mengendalikan inflasi.
Selain itu membuat siswa-siswi mengerti bahwa ruang sekecil apapun dapat dimanfaatkan untuk urban farming.
"Tugas ke depan untuk siswa harus menanam satu tanaman di rumah yang berproduksi. Nanti dilaporkan progresnya akan kami nilai. Jadi tidak hanya di sekolah di rumah mereka juga menanam," jelasnya.
Di SMPN 4 Kota Kediri, lahan di belakang sekolah digunakan dengan tepat untuk menanam tanaman produksi. Malahan tanaman sudah pernah panen raya dan hasilnya dimanfaatkan oleh siswa-siswi.
"Lahan yang luasnya kurang lebih satu hektar kita bagi. Ada yang dikerjakan anak kelas VII ada juga kelas VIII dengan jadwal dan jenis tanaman yang berbeda, juga ada praktek kewirausahaan," ungkapnya.
Sementara Penjabat Wali Kota Kediri Zanariah menjelaskan, target Sekolah Peduli Inflasi anak-anak menjadi paham mengenai inflasi. Selain itu anak-anak mengerti jenis-jenis komoditas pangan apa saja yang menjadi penyumbang inflasi.
"Masih ada anak yang tidak tahu mana cabai rawit, cabai keriting dan cabai besar. Makanya dengan menanam mereka jadi paham. Selain itu anak-anak lebih menghargai pangan tidak lagi menyisakan makanan," jelasnya
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Choirur Rofiq menjelaskan, tujuan dari Sekolah Peduli Inflasi salah satunya agar anak-anak paham memanfaatkan lahan terbatas.
Seperti di sekolah, lahan terbatas bisa ditanami dengan tanaman yang menjadi sumber inflasi yang sebenarnya dibutuhkan sehari-hari. Seperti, tomat, cabai rawit, dan cabai merah.
"Sehingga harapannya mereka tidak hanya menanam di sekolah saja. Mereka bisa menanam di rumah. Sehingga kebutuhan bisa dipenuhi rumah tangga sendiri," jelasnya.
(didik mashudi/tribunmataraman.com)
editor: eben haezer
Sepak Bola Wanita Naik Level, Wali Kota Kediri Dorong Lahirnya Bintang Lapangan |
![]() |
---|
Yuk Kunjungi Pameran Museum di Kota Kediri, Berlangsung Tiga Hari |
![]() |
---|
Cegah Stunting Sejak Dini, Kota Kediri Luncurkan Sekolah Siaga Kependudukan |
![]() |
---|
Lapas Kediri Sesak, Puluhan Warga Binaan Dipindah ke Lapas Pemuda Madiun |
![]() |
---|
Distribusi Buku Tabungan Bansos dan Kartu Keluarga Sejahtera Dimulai di Kota Kediri |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.