Berita Terbaru Kota Malang

Toko Cat di Kota Malang Dibobol Maling, Uang Tunai dan Barang Berharga Raib

Toko Cat Di kecamatan Lowokwaru Kota Malang Dibobol Maling, Barang Berharga dan Sejumlah Uang Tunai Raib.

|
Editor: eben haezer
Kukuh Kurniawan
Toko cat Al-Maahira 2 yang terletak di Jalan Cengger Ayam Kecamatan Lowokwaru Kota Malang atau tepatnya berada di Ruko Amaryllis Town House Malang yang menjadi korban pembobolan maling. 

TRIBUNMATARAMAN.COM|MALANG - Toko cat di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang dibobol pencuri. 

Pelaku membobol toko tersebut dan mencuri uang tunai serta tablet operasional toko. Akibat kejadian tersebut, pihak toko mengalami kerugian hingga Rp 7 juta.

Salah seorang petugas keamanan yang berjaga di sekitar lokasi, Ayok (40) menuturkan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (18/5/2024) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu ia sedang tugas jaga malam, lalu mendengar ada suara seperti barang jatuh cukup keras.

"Saya langsung cek bagian depan  maupun bagian pintu harmonika toko, ternyata masih aman dan tertutup. Posisi tokonya ini masih satu kompleks dengan Amaryllis Town House, dan saat itu saya sedang berjaga di bagian kos," ujarnya.

Dirinya menjelaskan, kejadian pembobolan itu baru terungkap pada Sabtu (18/5/2024) sekitar pukul 07.00 WIB. Di saat karyawan toko masuk dan melihat ada yang janggal.

Setelah itu, pihak karyawan toko mengecek bagian laci tempat menyinpan uang. Ternyata sudah dalam kondisi kosong.

"Pelaku mencuri uang tunai senilai Rp 2,9 juta. Selain uang, pelaku juga mengambil tablet operasional toko merek Samsung Tab A8. Kalau ditotal, seluruhnya mencapai Rp 7 juta," ungkapnya.

Dirinya menerangkan, bahwa pelaku ini terekam CCTV saat melakukan aksinya. Diduga pelaku masuk ke dalam toko, dengan cara memanjat tembok samping toko dan membobol pintu toko yang ada di lantai 2.

"Pelaku ini membobol pintu toko dan masuk menyelinap dari lantai 2. Kemudian, pelaku turun ke lantai bawah. Dan di lantai bawah, pelaku membuka laci uang dan mengambil tablet," terangnya.

Ayok mengungkapkan, bahwa pihak toko telah melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Malang Kota.

"Dari rekaman CCTV, pelaku beraksi sendiri dan mengenakan kaos hitam, celana pendek dan masker. Lalu, ada semacam tato di bagian bawah matanya," jelasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto menjelaskan, masih akan mengecek laporan tersebut. Apabila memang sudah masuk dan diterima, maka Satreskrim Polresta Malang Kota akan langsung menindaklanjuti.

"Masih kami cek. Pada intinya, setiap laporan masyarakat yang masuk, akan kami tindak lanjuti dan dilakukan pendalaman," tandasnya.

(Kukuh Kurniawan/Tribunmataraman.com)

Editor : Alwan Zaydan (MG2)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved